Breaking News:

Wacana Pemulangan WNI Eks ISIS, Pendamping Korban Terorisme: Mengapa Negara Memikirkan Pengkhianat

Korban dari serangan-serangan terorisme angkat bicara soal wacana pemulangan WNI bekas anggota teroris ISIS yang kini sedang ramai dibicarakan.

YouTube KOMPASTV
Pendamping korban Bom Samarinda, Birgaldo Sinaga dalam acara Kompas Petang, Sabtu (8/2/2020) 

Lihat videonya di bawah ini mulai menit ke-5.45:

Mantan Teroris Tolak WNI Eks ISIS

Di Indonesia, seseorang yang pernah tergabung dalam praktik terorisme justru menyuarakan penolakannya terhadap kembalinya WNI eks ISIS.

Dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube Talk Show tvOne, Jumat (7/2/2020), mantan napi terorisme Sofyan Tsauri khawatir soal masuknya WNI eks ISIS ke Indonesia.

Ia menduga apa yang dilakukan oleh WNI eks ISIS merupakan langkah yang memanfaatkan simpati dan empati dari masyarakat serta pemerintah agar bisa kembali ke Indonesia.

"Yang kita khawatirkan sebetulnya bentuk pragmatisme atau oportuniti," kata Sofyan.

Mantan teroris Sofyan Tsauri di acara APA KABAR INDONESIA MALAM, Jumat (7/2/2020)
Mantan teroris Sofyan Tsauri di acara APA KABAR INDONESIA MALAM, Jumat (7/2/2020) (YouTube Talk Show tvOne)

Sofyan kemudian menjelaskan beberapa istilah ajaran di dalam Islam yang membolehkan seseorang bersandiwara atau berbohong apabila sedang dalam kondisi darurat atau genting.

"Artinya mereka berpura-pura mengadakan Tauriah atau Kitman atau disebut juga dengan Takiyyah," paparnya.

Penyesalan dan kesedihan WNI eks ISIS diduga Sofyan merupakan salah satu bentuk kebohongan.

Mereka berbohong agar mendapat simpati sehingga kemungkinan untuk kembali ke Indonesia semakin besar.

"Mereka berpura-pura menyesal, lalu kemudian mereka masuk, ini yang kita khawatirkan," ungkap Sofyan.

Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, PKB: Tak Ada Dasar Hukum dan Urgensinya

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved