Jokowi Singgung Masalah HAM di Papua saat Bertemu Partai Oposisi Australia

Presiden Jokowi menerima kunjungan kehormatan Ketua Partai Buruh Australia yang merupakan partai oposisi, Anthony Albanese, Senin (10/2/2020).

Jokowi Singgung Masalah HAM di Papua saat Bertemu Partai Oposisi Australia
(Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Ketua Partai Buruh Australia yang merupakan partai oposisi, Anthony Albanese, di Ruang MG 63 Gedung Parlemen, Canberra, pada Senin (10/2/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Ketua Partai Buruh Australia yang merupakan partai oposisi, Anthony Albanese, di Ruang MG 63 Gedung Parlemen, Canberra, pada Senin (10/2/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya atas dukungan Partai Buruh dalam peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Australia.

"Saya sangat mengapresiasi konsistensi Partai Buruh dalam mendukung peningkatan hubungan bilateral kedua negara kita, termasuk dukungan bagi kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Presiden Jokowi seperti dikutip dari siaran pers resmi Istana.

Minta Ketegasan Pemerintah Australia, Mahfud MD: Papua Bagian Sah NKRI yang Tak Boleh Diganggu Gugat

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa pemerintahannya terus berupaya meningkatkan kesejahteraan, perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Papua dan Papua Barat.

Ia juga mengapresiasi dukungan oposisi Australia dalam ratifikasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

"Saya juga hargai dukungan Partai Buruh terhadap ratifikasi IA-CEPA. Kita secara bersama harus bekerja keras agar implementasi IA-CEPA akan menguntungkan rakyat kedua negara," ungkapnya.

"Kita juga sudah selesaikan Plan of Action dari Kemitraan Strategis Komprehensif untuk tahun 2020-2024," imbuhnya.

Jokowi Bandingkan Pemadaman Karhutla di Indonesia dengan Australia: Di Sana Tak Ada Babinsa

Kepala Negara juga mengajak Australia untuk berkolaborasi dengan Indonesia dalam memperkuat kemitraan dengan negara Pasifik Selatan, terutama terkait dengan isu kelautan dan perubahan iklim.

Selain itu, lanjut Presiden, Indonesia juga ingin menjadikan Australia sebagai salah satu mitra penting Indonesia di bidang investasi dan pendidikan.

"Saya senang mendengar bahwa Yang Mulia berkeinginan untuk lebih meningkatkan kerja sama ekonomi di kawasan Asia Pasifik melalui pembentukan Regional Trade Task Force di Partai Buruh," lanjut dia.

Usai bertemu Ketua Oposisi Australia, Presiden Jokowi juga menerima kunjungan kehormatan Ketua House of Representatives Australia Tony Smith dan Ketua Senat Australia Scott Ryan.

(Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bertemu Partai Oposisi Australia, Jokowi Singgung soal HAM di Papua

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved