Unjuk Rasa di Kantor Pemkab Mimika, Mahasiswa Eksodus Sampaikan 4 Tuntutan

Puluhan mahasiswa yang eksodus pada Agustus 2019 lalu, berunjuk rasa di Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, Senin (10/2/2020).

Unjuk Rasa di Kantor Pemkab Mimika, Mahasiswa Eksodus Sampaikan 4 Tuntutan
KOMPAS.COM/IRSUL PANCA ADITRA
Mahasiswa eksodus ketika berunjukrasa di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (10/2/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Puluhan mahasiswa yang eksodus pada Agustus 2019 lalu, berunjuk rasa di Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, Senin (10/2/2020).

Dalam aksinya, mereka membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan permintaan agar pemerintah tidak mengabaikan kondisi mahasiswa yang pulang kampung dan meninggalkan kota tempat studi.

Salah satu mahasiswa Reymond Amisim menilai, Pemerintah Kabupaten Mimika tidak memperhatikan dengan baik nasib mahasiswa eksodus.

Padahal, saat ini masih ada 200 lebih mahasiswa yang ingin kembali ke kota studi mereka.

Temukan Mahasiswa Eksodus Palsu, Bupati Yahukimo: Ada yang Sudah Pernah Jadi Caleg

Selain itu, mahasiswa juga mempertanyakan hasil kerja yang dilakukan oleh tim sosialisasi bentukan Pemkab Mimika.

"Tim sudah turun ke kota-kota studi, tapi kami belum tahu hasilnya seperti apa," kata mahasiswa yang sebelumnya menempuh pendidikan di Jawa Tengah itu.

Reymond meminta agar tim tersebut dapat memulangkan para pelajar dan mahasiswa untuk dikembalikan ke tempat studi masing-masing.

"Kami meminta kepada pemerintah, agar tim tersebut dapat kembalikan kami sekolah atau ke kampus," tutur dia.

Pemprov Papua Lakukan Pendataan Mahasiswa Eksodus: Bapak Gubernur Sudah Perintahkan

Dalam unjuk rasa tersebut, ada 4 poin tuntutan yang disampaikan mahasiswa kepada pemerintah daerah.

Pertama, mengembalikan pelajar dan mahasiswa eksodus ke kota studi sesuai dengan kemauan mahasiswa.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved