Mahasiswa Nyambi Driver Ojol Beri Tumpangan Gratis untuk Lansia dan Anak Yatim, Ungkap Kisahnya

Syaifudin Baasil (19) dengan senang hati memberikan layanan sosial berupa tumpangan gratis khusus bagi lanjut usia (lansia) dan anak yatim.

Mahasiswa Nyambi Driver Ojol Beri Tumpangan Gratis untuk Lansia dan Anak Yatim, Ungkap Kisahnya
(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)
Syaifudin Baasil (20), pengemudi ojol yang memberikan tumpangan khusus lansia dan anak yatim piatu gratis di Solo, Jawa Tengah, Senin (10/2/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Pengemudi ojek online (ojol) bernama Syaifudin Baasil (19) dengan senang hati memberikan layanan sosial berupa tumpangan gratis khusus bagi lanjut usia (lansia) dan anak yatim piatu.

Layanan gratis ini sengaja ia berikan karena dirinya ingin bekerja sambil bersedekah dan bermanfaat bagi banyak orang.

Disabet Senjata Tajam oleh Orang Tak Dikenal saat Antar Penumpang, Mulut Seorang Driver Ojol Robek

Sampai-sampai Baasil, begitu panggilan akrabnya memasang poster bertuliskan "Terima ojek on/offline khusus lansia dan anak yatim/yatim piatu, gratissss" di tas punggungnya.

Mahasiswa semester dua jurusan Manajemen Bisnis Digital Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Surakarta ini sengaja memasang poster itu di tas punggung agar dibaca banyak orang.

Dengan membaca poster itu orang akan tahu kalau dirinya tidak hanya menarik orderan online, tetapi juga offline, khusus bagi lansia dan anak yatim atau yatim piatu.

Layanan tumpangan gratis khusus lansia dan anak yatim piatu ini baru berjalan sekitar dua pekan, tepatnya akhir Januari 2020.

"Layanan ini baru berjalan dua mingguan ini. Saya ingin menjalankan pesan dari ibu juga katanya suruh banyak-banyak bersedekah," kata Baasil saat ditemui Kompas.com di Kawasan Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (10/2/2020).

Pengakuan Gadis yang Selundupkan Sabu di Kemaluan untuk Uang Rp 15 Juta: Disuruh Biar Aman

Awal membuka tumpangan gratis

Baasil menceritakan, sebelum ada niatan menulis poster itu, dirinya pernah memberikan tumpangan gratis kepada seorang pria paruh baya ke terminal.

Di tengah perjalanan, pria itu bercerita bahwa dia hidup sendiri di rumah karena ditinggal anaknya merantau dan sampai sekarang anaknya tidak memberikan kabar. 

Hal itu yang membuat hati Baasil tergerak hingga akhirnya membuka jasa layanan gratis bagi lansia dan anak yatim piatu.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved