Sudjiwo Tedjo Ungkap Pernah Ketakutan saat Pemilu 2019, Singgung ILC yang Sempat Hilang

Budayawan Sudjiwo Tedjo sempat menyinggung acara Indonesia Lawyers Club (ILC) saat menjadi narasumber pada Selasa, (11/2/2020).

Sudjiwo Tedjo Ungkap Pernah Ketakutan saat Pemilu 2019, Singgung ILC yang Sempat Hilang
(TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)
Budayawan Sujiwo Tejo menjadi Keynote Speaker pada Parade Bahasa Nasional 2013 di Kampus Universitas Negeri Makassar. Kamis (10/10/2013). Kegiatan antar Perguruan Tinggi se Indonesia ini, mengambil tema "Perealisasian Hakikat Berbahasa, Sebuah Upaya Menemukan Identitas dan Martabat Bangsa" yang bertujuan untuk mempertahankan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional yang saat ini tatanannya telah banyak berubah akibat sejumlah fenomena sosial. 

TRIBUNPAPUA.COM - Budayawan Sudjiwo Tedjo sempat menyinggung acara Indonesia Lawyers Club (ILC) saat menjadi narasumber pada Selasa, (11/2/2020).

Sudjiwo Tedjo menyebut acara ILC ketakutan saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berlangsung.

Mulanya, Sudjiwo Tedjo mengatakan bahwa akhlak itu adalah hal yang sangat penting.

Di ILC, Karni Ilyas Adukan Ali Ngabalin ke Erlina Burhan: Staf Khusus Presiden Merokok, Gimana Bu?

"Gini Mas Karni, di masa depan itu imanmu apa enggak penting itu sesuai dengan ramalan Joyoboyo."

"Yang penting akhlakmu itulah apa yang disebut dengan agama budi, buda bukan buda yang saya sering sebut itu," ujar Sudjiwo Tedjo channel YouTube Indonesia Lawyers Club pada Selasa (11/2/2020).

Menurutnya, akhlak itu sangat penting di berbagai kehidupan sehari-hari manusia.

"Tapi ke depannya akhlak enggak peduli kamu ke gereja atau enggak, enggak peduli kamu itu urusan kamu, tapi kalau nonton bioskop kamu buka hp enggak sehingga menyilaukan yang belakang karena itu akhlak, kalau buang sampah itu nanti pertanyaannya ke depan," jelasnya.

Menurutnya, berkelakuan baik itu harus menghilangkan pikiran Tuhan sebagai sosok.

"Nah sehubungan dengan itu, saya terima kasih pada Karni sebab untuk mencapai yang penting beragama itu beriman adalah berkelakuan baik, itu harus meniadakan Tuhan sebagai sosok."

"Sosok transenden, kayak manusia begitu sudah ini nanti kita rebutan, kalau enggak rebutan sosok, rebutan nama," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved