Ganjar Pranowo Minta Sekolah yang Siswanya Terlibat Bullying untuk Ditutup: Harus Ambil Tindakan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengusulkan untuk menutup sekolah tempat terjadinya bullying.

Ganjar Pranowo Minta Sekolah yang Siswanya Terlibat Bullying untuk Ditutup: Harus Ambil Tindakan
KOMPAS.COM/NAZAR NURDIN
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. 

TRIBUNPAPUA.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengusulkan untuk menutup sekolah tempat terjadinya bullying.

Dia pun berencana melebur sekolah berkapasitas murid kecil dengan sekolah lain di sekitarnya.

Guru yang Viral Pukuli Siswa Dinonaktifkan, Siswa Lain Berdemo Tak Terima hingga Menangis Histeris

Hal ini disampaikan Ganjar sebagai tindak lanjut kasus bullying yang terjadi di sebuah SMP Purworejo.

 

Sebagaimana  terjadi di Purworejo, bullying juga terjadi di sekolah berkapasitas kecil.

Hal ini pun mengundang rasa penasaran Ganjar.

Berdasarkan penelusuran di laman Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sekolah tempat terjadinya bullying hanya mendidik 21 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel).

Rombel 7 dan 8 masing-masing berisi 6 siswa, adapun rombel 9 terdiri dari 9 siswa.

Seluruh murid diampu oleh 8 guru dan 4 tenaga kependidikan.

“Sekarang mesti kita pikirkan bagaimana mengevaluasi sekolah seperti ini."

Viral Video seorang Pria Telanjangi Wanita di Pinggir Jalan Raya, Reaksi Polisi: Kami Cari Lokasinya

"Dengan sekolah berkapasitas sedikit jangan-jangan kapasitas sekolah untuk menyelenggarakan pendidikan pun tidak mampu?” ujar Ganjar sesuai siaran pers yang diterima tribunjateng.com.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved