Pendidikan Militer hingga Relawan Disabilitas Jadi Opsi Hukuman untuk 3 Siswa yang Bully Siswi SMP

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sepakat dengan beberapa opsi hukuman bagi 3 siswa tersangka penendangan dan pemukulan terhadap siswi di Purworejo

Pendidikan Militer hingga Relawan Disabilitas Jadi Opsi Hukuman untuk 3 Siswa yang Bully Siswi SMP
istimewa TribunJateng
Kolase aksi siswi dibully siswa SMP di Purworejo, Rabu (12/2/2020) pagi. 

TRIBUNPAPUA.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sepakat dengan beberapa opsi hukuman bagi 3 siswa tersangka penendangan dan pemukulan terhadap siswi di Purworejo, Jawa Tengah.

Opsi-opsi tersebut dilontarkan warganet dan beberapa pihak sebagai reaksi dari viralnya video penganiayaan siswi di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo.

Beberapa orang mengusulkan, pelaku perundungan mendapatkan hukuman berupa pendidikan kemiliteran selama beberapa bulan.

"Menurut saya, hal itu (pendidikan kemiliteran) akan lebih mengena daripada mereka dihukum seperti pelaku pidana lainnya," kata Ganjar, seperti dilansir dari Antara. 

7 Fakta Siswi SMP Di-bully 3 Siswa, Berawal dari Pelaku yang Sakit Hati Dilaporkan ke Guru

Jadi relawan disabilitas

Selain opsi tersebut, opsi lain yang dipertimbangkan olehnya adalah menjadikan para pelaku sebagai relawan.

Hukuman dengan cara sosial itu, dianggap mampu menyadarkan para pelaku agar tak lagi berbuat semena-mena pada orang lain.

"Pelaku diminta menjadi sukarelawan di yayasan atau rumah difabel," kata dia.

Bahkan, lanjut Ganjar, pengelola rumah disabilitas di Kota Semarang mengusulkan pelaku menjadi sukarelawan di tempatnya.

"Saya saja sampai merinding mendengar usulan ini," ujar Ganjar.

Kasus Penganiayaan Siswi SMP di Purworejo, Pelaku Sengaja Minta Teman Rekam Aksinya Pukuli Korban

Masa depan 

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved