Peneliti Senior Jelaskan Isu Cuaca dan Sinar Matahari Tangkal Virus Corona di Indonesia, Ini Katanya

Perbedaan cuaca dan adanya sinar matahari disebut-sebut menjadi salah satu alasan kenapa virus Corona Wuhan atau Covid-19 tak terdeteksi.

Peneliti Senior Jelaskan Isu Cuaca dan Sinar Matahari Tangkal Virus Corona di Indonesia, Ini Katanya
(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)
Simulasi penanganan wabah virus Corona oleh petugas di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (30/01/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM -  Perbedaan cuaca dan adanya sinar matahari disebut-sebut menjadi salah satu alasan kenapa virus Corona Wuhan atau Covid-19 hingga saat ini tidak terdeteksi di Indonesia.

Lantas apakah benar ada kaitannya antara cuaca dan juga sinar matahari terhadap negatifnya Covid-19 di Indonesia?

Seorang Mahasiswa asal Maluku Diduga Terinveksi Virus Corona, Sempat Diisolasi di RS Malaysia

Menjawab pertanyaan itu, Peneliti Senior LBM Eijkman Prof. David Muljono mengatakan, hingga saat ini belum ada kaitannya antara nol kasus pasien terinfeksi Covid-19 di Indonesia dengan cuaca dan matahari.

"Enggak bisa dijelaskan ini, sampai sekarang belum ada kaitannya," kata David alam acara Menyikapi Virus Corona 2019-nCoV : Dari Lembaga Eijkman untuk Indonesia, di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Namun diakui David, kondisi cuaca dapat memengaruhi kondisi kesehatan dan memicu penyakit tertentu.

Sebagai contoh, saat cuaca sedang dalam kondisi musim dingin (winter), seseorang lebih rentan terkena penyakit.

Namun pada kondisi cuaca normal, tidak banyak memengaruhi kesehatan seseorang.

David berkata, Indonesia dan beberapa negara tetangga lainnya yang berdekatakan secara geografis memiliki kondisi cuaca yang relatif sama normalnya.

Korban Tewas Tembus 1.300 Korban, Ini yang Terjadi kepada Jasad Pasien Virus Corona yang Meninggal

Bagaimana dengan matahari?

Beberapa orang mengatakan, sinar matahari di Indonesia adalah alasan di balik tidak adanya kasus virus corona Wuhan atau Covid-19 di negara ini.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved