Petakan Zona Merah Rawan Gangguan KKB, Kapolda Papua Minta Kepala Daerah Jaga Wilayah Mereka

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw memetakan sejumlah kawasan zona merah rawan gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Gedung IASTH, Kampus UI Salemba, Jakarta, Selasa (12/11/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw memetakan sejumlah kawasan zona merah rawan gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Disebut zona merah, jika wilayah tersebut seringkali mendapatkan gangguan dari KKB.

Beberapa wilayah yang dikategorikan masuk dalam zona merah antara lain Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Nduga, Kabupaten Puncak dan lain sebagainya.

Kapolda Papua melihat masalah kepemimpinan berpengaruh besar pada kondusif tidaknya suatu wilayah.

Deteksi Pergerakan KKB Pimpinan Egianus Kogoya, Kapolda Papua: Kami Bisa Lumpuhkan Mereka

Kepala daerah diminta terjun 

Sebagai kunci, Paulus meminta kepala daerah, utamanya di wilayah rawan proaktif mendekati masyarakat.

Ia meminta, para pemimpin di daerah zona merah mencontoh apa yang dilakukan oleh daerah yang berhasil mengubah kondisi mereka.

"Contoh daerah yang dulunya merah lalu menjadi hijau. Kata kuncinya cuma satu, keberadaan pemimpin di situ. Ada masalah di suatu wilayah, mbok ya pemimpinnya ada, jangan lari, jangan lempar abu panas," kata dia, Selasa (18/2/2020).

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw ((KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI))

Paulus berpendapat, kondisi kesejahteraan masyarakat di beberapa kabupaten di Papua masih memprihatinkan.

Ia meminta kepala daerah menyadari kondisi dan melakukan hal konkret untuk wilayahnya, terlebih jika masuk dalam zona merah.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved