Senjata Personel TNI Dirampas Warga Puncak Jaya Papua saat Angkat Barang, Belum Ada Indikasi KKB

Seorang warga Mewuluk, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, merampas senapan laras panjang jenis SS1 milik personel TNI.

Senjata Personel TNI Dirampas Warga Puncak Jaya Papua saat Angkat Barang, Belum Ada Indikasi KKB
(KOMPAS/ALBERTUS HENDRIYO WIDI)
Ilustrasi senjata rakitan 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang warga Mewuluk, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, merampas senapan laras panjang jenis SS1 milik personel TNI.

Saat itu senjata yang dibawa anggota satuan tugas aparat teroritorial (satgas apter) yang sedang membangun Koramil persiapan Mewuluk 1714-10.

Perampasan itu terjadi pada Jumat (21/2/2020) sekitar pukul 14.30 WIT.

Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan, Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Harus Dikembalikan

"Memang benar ada laporan senjata api dirampas warga dari anggota yang nantinya akan bertugas di Koramil persiapan Mewuluk 1714-10," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol CPL Eko Daryanto seperti dilansir Antara, Jumat.

Eko mengatakan, senjata itu dirampas saat personel TNI sedang mengangkat barang untuk Koramil persiapan Mewuluk.

Warga yang merampas senjata itu langsung lari.

Saat ditanya akaah warga yang merampas senjata itu adalah anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB), Eko tak mau menduga-duga.

Ia tak bisa memastikan apakah warga itu tergabung dalam KKB atau hanya simpatisan.

Tapi, kata Eko, Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda telah membantu pencarian senjata tersebut.

Eko berharap senapan segera dikembalikan karena milik TNI AD.

"Mudah-mudahan upaya yang dilakukan Bupati Puncak Jaya dapat segera terealisasi sehingga senjata api tersebut kembali," kata Eko.

(Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sedang Angkat Barang, Senjata Personel TNI Dirampas Warga Puncak Jaya"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved