Update Wabah Virus Corona 21 Februari: Korban Meninggal di China Capai 2.233 Orang

Korban meninggal akibat Virus Corona di China mencapai 2.233 orang setelah dilaporkan muncul 115 kasus kematian baru.

(AFP/STR/CHINA OUT)
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. 

TRIBUNPAPUA.COM - Korban meninggal akibat Virus Corona di China mencapai 2.233 orang setelah dilaporkan muncul 115 kasus kematian baru.

Dalam laporan harian, 115 kasus itu dilaporkan oleh Provinsi Hubei, di mana sebagian besar korban berlokasi di ibu kota, Wuhan.

Sekitar 75.000 orang terinfeksi Virus Corona di China, dengan patogen bernama resmi Covid-19 itu menjangkiti ratusan lainnya di 25 negara.

Anggota DPR Ingatkan Indonesia Jangan Sok Hebat soal Virus Corona: Ini Wabah Mendunia

Dilansir AFP Jumat (21/2/2020), jumlah itu muncul setelah Komisi Kesehatan Hubei melaporkan adanya 411 kasus penularan baru.

Sebanyak 319 di antaranya terjadi Wuhan, dan sisanya tersebar di kota wilayah Hubei, di samping korban meninggal yang mencapai 2.233 orang.

Pada Kamis (20/2/2020), Beijing sekali lagi mengumumkan mengubah metode pendataan pasien, di mana mereka hanya memasukkan hasil resmi laboratorium.

Ini adalah revisi kedua yang dilakukan dalam delapan hari terakhir, di mana langkah itu tak hanya berpotensi mengacaukan statistik.

Menkes Terawan Buka Suara soal Doa Bantu Tangkal Virus Corona: Negara Lain Protes, Biarin Aja

Namun juga mempersulit upaya otoritas kesehatan dalam melacak kecepatan penyebaran virus yang pertama kali dilaporkan pada Desember 2019 itu.

Pekan lalu, Negeri "Panda" menuturkan pasien yang sudah menjalani pemeriksaan klinis, ditambah hasil pemindaian paru-paru, dimasukkan ke dalam kasus positif.

Hasilnya, pada 13 Februari lalu terjadi lonjakan yang sangat signifikan di mana muncul 14.840 kasus infeksi baru hanya dalam satu hari.

27 Ilmuwan dari 9 Negara Mengecam Teori Konspirasi Awal Mula Virus Corona: Tiongkok Bermuka Dua

China beralasan, perubahan itu terjadi setelah banyak pasien kondisinya memburuk dan butuh perawatan segera, di sela menunggu tes asam nukleat.

Adapun pemerintah pusat biasanya merilis angka resmi nasional beberapa jam setelah otoritas Hubei sudah menggulirkan data mereka.

(Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Korban Meninggal Virus Corona di China Per 21 Februari 2020 Capai 2.233 Orang

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved