Virus Corona Lebih Mudah Menyerang Pria daripada Wanita, Mengapa?

Penyebaran Virus Corona telah membuat khawatir masyarakat internasional. Virus Corona juga diketahui menyerang pria lebih banyak dibandingkan wanita.

Virus Corona Lebih Mudah Menyerang Pria daripada Wanita, Mengapa?
YouTube South China Morning Post
Update informasi terkini wabah Virus Corona yang menyerang China dan beberapa negara lain, Minggu (26/1/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Penyebaran Virus Corona telah membuat khawatir seluruh masyarakat internasional.

Virus Corona, layaknya virus lain tentu menyerang beberapa grup rentan seperti anak-anak dan lansia.

Namun pada kasus Virus Corona kali ini tidak hanya menyerang mereka yang rentan.

Virus Corona juga diketahui menyerang pria lebih banyak dibandingkan perempuan.

Pakar di China Peringkatkan Kemungkinan Jejak Virus Corona Masih Ada di Tubuh Pasien yang Sembuh

Angka korban infeksi Virus Corona antara pria dan wanita sebenarnya cukup imbang namun penelitian menemukan adanya tingkat kematian lebih tinggi dialami pria sebanyak 2,8 persen dan wanita hanya sekitar 1,7 persen.

Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan oleh Sejarah Kesehatan Internal, wanita lebih banyak terinfeksi Sars di Hong Kong pada 2003, namun angka kematian tertinggi tetap dimiliki pria sebanyak 50 persen lebih tinggi.

Lebih dari 32 persen pria yang terinfeksi Mers (Middle East respiratory syndrome) tewas, dibandingkan 25,8 persen wanita yang mengalami Mers. 

Pria dengan usia muda juga lebih rentan meninggal dari pada perempuan selama kasus epidemik influenza pada 1918.

Dilansir dari Straits Times, beberapa penyebab seperti biologis dan gaya hidup rupanya menyumbang terhadap mudahnya kaum pria terinfeksi virus ini.

Update Wabah Virus Corona 21 Februari: Korban Meninggal di China Capai 2.233 Orang

1. Sistem Imun Pria Lebih Lemah

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved