Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Korea selatan pada Minggu (23/02/2020) menaikkan level darurat negaranya terkait wabah virus corona.

Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi
(AFP/STR/CHINA OUT)
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. 

TRIBUNPAPUA.COM - Korea selatan pada Minggu (23/02/2020) menaikkan level darurat negaranya terkait wabah Virus Corona.

Virus ini pertama kali menyebar di pusat kota Wuhan, provinsi Hubei, China dan telah menjalar ke berbagai negara di penjuru dunia.

"Insiden Virus Corona saat ini tengah menghadapi situasi yang suram," ungkap presiden Moon Jae-in, "Beberapa hari dari sekarang merupakan momen yang sangat penting."

Media Jepang Laporkan Seorang Pria di Sana Positif Virus Corona setelah Berkunjung ke Indonesia

Hal ini juga didukung dengan pernyataan Perdana Menteri Chung Sye-Kyun yang mengatakan bahwa Korea Selatan sedang menghadapi wajah kematian.

Presiden Moon Jae-in mengatakan pemerintahannya sedang menguatkan sistem respon keseluruhan dengan meningkatkan level darurat Virus Corona ke tingkat "merah" alias tertinggi.

Dia memberikan keterangan tersebut pada rapat internal pemerintah Korea Selatan di Seoul sebagai respon atas penyebaran Virus Corona.

Pemerintah Korea Selatan mengatakan bahwa pemerintahannya dan otoritas lokal tidak ragu-ragu untuk melakukan tindakan kuat yang sebelumnya belum pernah dilakukan untuk mengatasi penyebaran virus tanpa batasan aturan.

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona di China Buat Publik Marah, Dianggap Alat Propaganda

Dia juga mengungkapkan kasus infeksi Virus Corona terbanyak berada di gereja sekte Shincheonji, sebuah sekte kristen, 300 kilometer jauhnya dari pusat kota Seoul. 

Menanggapi hal itu, presiden Moon menegaskan bahwa pihak otoritas kesehatan Korea Selatan telah melakukan langkah spesial dalam menjalin hubungan dengan pengikut sekte Shincheonji yang artinya "dunia baru" dalam bahasa Korea.

Pemerintah Korea Selatan juga sedang mencoba melakukan banyak tes pada anggota sekte tersebut.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved