Jadi Penyangga Pendidikan di Pegunungan Papua, Universitas Yapis Wamena Statusnya Meningkat

STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, hangus dibakar saat kerusuhan yang terjadi pada 23 September 2019.

Jadi Penyangga Pendidikan di Pegunungan Papua, Universitas Yapis Wamena Statusnya Meningkat
(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Wamen PUPR John Wempu Wetipo saat menijau bangunan Universitas Yapis Wamena yang menjadi salah satu korban pembakaran dan pengrusakan pada 23 September 2019, Jayawijaya, Papua (05/12/2019) 

TRIBUNPAPUA.COM - Bangunan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Amal Ilmiah Yapis Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, hangus dibakar saat kerusuhan yang terjadi pada 23 September 2019.

Sebanyak 25 ruangan milik kampus dibakar dan dirusak massa.

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani, Ratusan Penumpang di Bandara Wamena Terlantar

Lima bulan pascakerusuhan, status STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena naik menjadi universitas.

"Memang itu perjuangan yang sudah lama, kurang lebih 3 tahun. Syukur Alhamdulillah dari STISIP menjadi Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena," kata Ketua Yayasan Yapis di Tanah Papua, Mansur M, di Jayapura, Senin (24/02/2020).

Peningkatan status itu membuat peran Universitas Amal Ilmiah kian penting.

Apalagi, minimnya lembaga setingkat univesitas atau sekolah tinggi di wilayah itu.

Terlebih, Universitas Amal Ilmiah merupakan lembaga pendidikan yang menjadi titik penyangga bagi 8 kabupaten sekitar.

"Memang Wamena strategis, ada 9 kabupaten yang disanggah, tentu kami siap meningkatkan kualitas SDM di pegunungan tengah dan di sana 85 persen mahasiswa orang asli Papua," kata dia.

Proses pembangunan ulang Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena sedang berjalan dan ditargetkan rampung pada April 2020.

Namun, Mansur maklum jika proses pembangunan universitas itu terlambat dari target.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved