Massa Aksi 212 Minta Ahok Mundur dari Pertamina, Luhut: Justru Pak Ahok yang Menemukan Masalah

Tuntutan masa aksi 212 sempat meminta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dicopot dari jabatannya di PT Pertamina (Persero).

Massa Aksi 212 Minta Ahok Mundur dari Pertamina, Luhut: Justru Pak Ahok yang Menemukan Masalah
KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan usai dilantik Presiden Joko Widodo 

TRIBUNPAPUA.COM - Tuntutan masa aksi 212 pada Jumat (21/2/2020), sempat meminta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dicopot dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Sebab, Ahok dituding telah melakukan korupsi di perusahaan pelat merah tersebut.

Terkait dengan hal itu, Menteri Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan turut angkat bicara.

Mengutip dari Kompas.com, Luhut menilai, Ahok justru merupakan sosok yang tepat mengisi jabatan Komisaris Utama Pertamina.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) seusai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/12/2019).
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) seusai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/12/2019). (Tribunnews.com/Theresia)

 

Bandingkan Cara Anies dan Ahok Perlakukan DPRD DKI, Geisz Chalifah: Citra DPRD Sebelumnya Rusak

Pasalnya, banyak kejanggalan di perseroan tersebut yang mulai dibenahi.

"Dituduh korupsi? Kalau saya boleh cerita, justru Pak Ahok itu yang menemukan banyak sekali masalah-masalah yang harus diperbaiki di Pertamina," ucap Luhut.

Tak hanya itu, Luhut juga merasa bersyukur dengan adanya Ahok yang mengisi jabatan strategis di Pertamina.

"Kita malah bersyukur ada Pak Ahok," terang Luhut.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir juga menanggapi soal permintaan massa 212 yang menuntut Ahok untuk mundur dari jabatannya.

Erick Thohir mengaku, puas dengan kinerja jajaran direksi dan Komisaris Pertamina dalam tiga bulan terakhir.

Halaman
1234
Editor: mohamad yoenus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved