Sebut Hal yang Tak Dilakukan Anies saat Banjir di Januari, Pengamat: Malah Sibuk Monas dan Formula E

Menurut Nirwono, Anies justru lebih sibuk mengurusi proyek revitalisasi Monas dan gelaran balap mobil listrik Formula E 2020.

Sebut Hal yang Tak Dilakukan Anies saat Banjir di Januari, Pengamat: Malah Sibuk Monas dan Formula E
(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kantor Lurah Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, Minggu (15/12/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Pengamat perkotaan Nirwono Joga menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak memiliki upaya serius untuk mencegah dan mengatasi banjir yang berulang kali terjadi di Ibu Kota.

Menurut Nirwono, Anies justru lebih sibuk mengurusi proyek revitalisasi Monas dan gelaran balap mobil listrik Formula E 2020.

Guntur Romli Sindir Bamus soal Statement Banjir Hanya di Hari Libur karena Anies: Bicara Hati-hati

"Gubernur DKI terlihat tidak ada upaya serius pencegahan mengatasi banjir sejak awal Januari hingga banjir hari ini. Gubernur DKI malah sibuk ngurusin revitalisasi dan Formula E di Monas," kata Nirwono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (26/2/2020).

Nirwono mengatakan, Jakarta memang rawan banjir sejak dulu. Namun, banjir pada Selasa lalu setelah hujan lokal, kata dia, menunjukkan tidak adanya pembenahan sungai dan perbaikan saluran air kota yang signifikan.

Padahal, kata dia, saat ini hanya 33 persen saluran air di Jakarta yang berfungsi dengan baik.

Sementara sisanya, saluran tersumbat sampah, limbah, dan lumpur, serta jaringan utilitas yang tumpang tindih di dalam saluran air.

Untuk itu, Anies diminta serius mengatasi bencana tersebut dengan berbagai langkah.

"Mulai dari membenahi bantaran sungai; merehabilitasi saluran air; merevitalisasi situ, danau, embung, waduk; memperbanyak RTH baru untuk daerah resapan air. Itu yang tidak dilakukan Anies dalam dua tahun ini, konsekuensinya ya banjirnya tidak teratasi dengan baik," kata Nirwono.

Aktivis Sosial Kritik Pedas PSI yang Bully Anies, Karni Ilyas Penasaran: Pak Geisz Apa Profesinya?

Banjir sudah berulang kali melanda sejumlah wilayah Jakarta sejak awal 2020.

Banjir pertama kali terjadi pada 1 Januari 2020, akibat hujan lebat yang mengguyur Jakarta sejak malam pergantian tahun. Banjir diperparah dengan adanya aliran air dari hulu di Bogor.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved