Breaking News:

Kritik Sekda DKI soal Banjir Harus Dinikmati, Politisi PDIP: Rumah Dia Harus Kebanjiran Dulu

Ketua Fraksi PDIP DPRD Gembong Warsono menyayangkan pernyataan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah yang meminta warga menikmati kondisi banjir

(KOMPAS.COM/NURSITA SARI)
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (14/10/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Ketua Fraksi PDIP DPRD Gembong Warsono menyayangkan pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah yang meminta warga menikmati kondisi banjir.

Gembong menilai, pernyataan Saefullah tersebut tidak menunjukkan empati dan tidak mengerti penderitaan yang dialami rakyat.

Ia lalu menyentil, mungkin rumah Saefullah harus kebanjiran terlebih dahulu supaya mengerti penderitaan rakyat.

Sekda DKI Sebut Banjir Harus Dinikmati, Ray Rangkuti: Dia Buat Pernyataan Blunder di Masyarakat

"Rumah dia harus kebanjiran dulu, baru dia merasakan," ucap Gembong saat dihubungi wartawan, Jumat (28/2/2020).

Selama ini, kata dia, sebagai pejabat, Mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu belum merasakan kerepotan dan kesulitan warga saat terdampak banjir.

Padahal, dampak dari banjir membuat beberapa aspek menjadi lumpuh.

Warga tak bisa mengakses jalan, tinggal di pengungsian, makanan terbatas, hingga ada yang menjadi korban jiwa.

"Pak Sekda enggak paham penderitaan masyarakat yang terdampak banjir. Pak Sekda hanya melihat, tapi tidak merasakan repotnya orang kebanjiran, kan gitu," tuturnya.

Anggota Komisi A itu menambahkan, hingga saat ini Pemprov DKI tak siap dan tak memiliki solusi penanganan banjir.

Tak Hanya Beban Pemprov DKI, Istana Sebut Banjir Jakarta Tanggung Jawab Bersama

"Setelah tanggal 1 kan harusnya sudah prepare, harus dilakukan antisipasi. Semua harus dicek semua," tutup Gembong.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved