Sekda DKI Minta Warga untuk Nikmati Banjir, Korban Banjir: Kalau Sering Banjir, Capek Juga

Saefullah, Sekertaris Daerah DKI Jakarta pada Rabu lalu (26/2/2020) sempat berujar agar kondisi banjir di Jakarta dinikmati saja.

(KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI)
Warga Cipinang Melayu mengungsi di Mushala Kantor Kelurahan Cipinang Melayu, karena kembali banjir, Jumat (28/2/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Saefullah, Sekertaris Daerah DKI Jakarta pada Rabu lalu (26/2/2020) sempat berujar agar kondisi banjir di Jakarta dinikmati saja.

"Pulau Jawa dari Banten ada Tangerang-nya, Jakarta, Bogor (di) Jawa Barat di berbagai kotanya, Jawa Tengah di berbagai kotanya, Jawa Timur di berbagai kotanya juga ada banjir itu. Jadi dinikmati saja. Itu kan soal manajemen air," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Anies Ungkap 3 Rencana untuk Atasi Banjir DKI, Ira Koesno: Kalau Mas Anies Ngomong Begini Kan Jelas

Saefullah juga menuturkan agar banjir disikapi biasa saja karena sebenarnya manusia sangat dekat dengan air.

Dia menyebut sepertiga tubuh manusia adalah air.

Warga korban banjir pun bereaksi soal pernyataan Saefullah itu.

Warga membalikkan pernyataan Saefullah dengan menyatakan banjir bukanlah sesuatu yang bisa dinikmati. 

Salah satu warga Cipinang Melayu RW 004, Sri (45) merasa lelah juga bila harus menghadapi banjir yang datang hampir tiap minggu.

"Kalau banjirnya jarang masih enggak apa-apa. Tapi ini kan tiap minggu, jadinya lelah dan capek," ujar Sri.

Menanggapi ucapan Sekda DKI Jakarta, menurut Sri, tidak seharusnya seorang petinggi daerah mengucapkan hal itu, apalagi melihat banyak rumah yang ketinggian banjirnya bisa mencapai 3 meter.

Selain Sri, ada pula Endang (38. Endang mengaku sudah tak bisa menikmati lagi banjir yang terjadi karena sudah sangat jenuh dengan kondisi. 

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved