Sabtu, 16 Mei 2026

Waspadai Virus Corona, Anies Baswedan Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Dinas Kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Corona Virus.

Tayang:
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Dinas Kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Corona Virus Disease (COVID-19) di ibu kota.

Permintaan ini tertuang dalam Instruksi Gubernur ( Ingub) Nomor 16 Tahun 2020 yang diteken pada Kamis (25/2/2020) lalu.

KKP Denpasar Buka Suara soal WN Selandia Baru Positif Virus Corona yang Sempat Transit di Bali

Dinkes diinstruksikan untuk melaksanakan pemantauan dan evaluasi terhadap penularan virus ini.

"Melakukan evaluasi hasil penyelidikan epidemiologi jika terjadi kasus (corona)," tulis Anies dalam Ingub yang diterima Kompas.com, Sabtu (29/2/2020).

Kemudian, untuk jajaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD), Ia memerintahkan agar mencatat dan melaporkan setiap kasus sesuai dengan kriteria kasus dan alur pelaporan yang ditetapkan.

"Menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko penularan infeksi COVID-19," kata dia.

Tak hanya kesiapan dari petugas kesehatan, masyarakat juga diminta melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika terdapat tanda-tanda corona.

Hal ini diinstruksikan oleh Anies kepada seluruh camat dan lurah di DKI Jakarta.

Penjelasan Ahli soal Mengapa Virus Corona Belum Terdeteksi di Indonesia

"Memastikan terciptanya kepercayaan di masyarakat dan mendorong masyarakat untuk melaporkan kepada fasilitas kesehatan terdekat jika ada warga yang sakit dan faktor risiko," tuturnya.

Adapun, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengklaim belum ada pasien penderita virus corona atau COVID-19 di DKI Jakarta.

Hal ini berdasarkan hasil tes laboratorium yang sudah dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan, hingga saat ini terdapat 115 orang dalam pemantauan dan 32 pasien dalam pengawasan berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Orang dalam pemantauan dan pasien dalam pengawasan tersebut berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE), tersebar di 5 wilayah Kota Administrasi di DKI Jakarta dan luar DKI Jakarta.

Update Kasus Virus Corona

Hingga awal Maret, penyebaran virus corona Wuhan ( Covid-19) terus meluas. Amerika Serikat umumkan kematian pertamanya.

Saat ini, tercatat jumlah wilayah yang melaporkan infeksi Virus Corona Wuhan telah mencapai 65 wilayah, di mana tiga kasus baru terjadi di Irlandia, Ekuador dan Luksemburg.

Sebanyak 86.992 orang di seluruh dunia telah terinfeksi virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut ini.

WN Selandia Baru Positif Corona Sempat Transit di Pulau Dewata, Ini Tanggapan Dinkes Bali

Melansir Washington Post, Minggu (1/3/2020), akibat kian meluasnya penyebaran virus corona, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat meningkatkan peringatan agar warganya tidak bepergian ke Italia dan Korea Selatan, di mana virus corona menyebar luas di kedua negara tersebut.

Tepat sebelum konferensi pers di Gedung Putih, para pejabat kesehatan di negara bagian Washington mengonfirmasi, seorang pria didiagnosis dengan virus cotona di King Country, meninggal dunia.

Ini menjadi kematian pertama di Amerika Serikat yang disebabkan infeksi Virus Corona, dan telah menginfeksi 68 orang.

Sementara itu, pejabat kesehatan di negara bagian Washington, Oregon dan California melaporkan perkembangan lain yang mengkhawatirkan.

Sebab, dilaporkan banyak orang telah melakukan perjalanan dari Korea Selatan, Perancis dan Qatar, terinfeksi virus corona pada, Sabtu (29/2/2020).

Kasus-kasus baru di antaranya menginfeksi orang-orang yang tidak melakukan perjalanan baru-baru ini ke negara-negara yang terkena wabah virus corona ini.

Diketahui, kasus-kasus baru ini menjangkiti mereka yang mungkin berinteraksi atau kontak dengan orang yang terinfeksi virus ini.

Pejabat kesehatan masyarakat setempat menyebutnya dengan penularan komunitas.

Beredar Info soal 6 Kota Zona Kuning Virus Corona, Kemenkes Beri Bantahan

Sementara, melansir South China Morning Post, pemerintah Korea Selatan memeringatkan akan ada lebih banyak kasus infeksi virus corona di negera ini.

Saat ini, tercatat jumlah pasien yang terinfeksi virus ini melonjak cepat menjadi 3.526 orang, pada Minggu (1/3/2020) pagi waktu setempat.

Para pejabat memeringatkan akan adanya potensi jumlah besar kasus virus corona baru ini yang akan dilaporkan di Daegu, pusat penyebaran virus ini berada.

Sebelumnya, ribuan jemaat gereja Shincheonji dikonfirmasi tertular Virus Corona Wuhan (Covid-19).

Otoritas kesehatan setempat mengatakan telah melakukan survei terhadap 88 persen dari 210.000 pengikut gereja.

Sekitar 2 persen dari mereka, atau sekitar 4.200 orang telah menunjukkan gejala infeksi virus.

Berikut ini update terbaru jumlah infeksi dan kematian akibat virus corona di sejumlah negara dari Worldometer, https://www.worldometers.info/coronavirus/.

  1. China: 79.826 terinfeksi (575 kasus baru) dan 2,870 meninggal (35 kematian baru)
  2. Korea Selatan: 3.526 terinfeksi (376 kasus baru) dan 17 meninggal (1 kematian baru)
  3. Italia: 1.128 terinfeksi (239 kasus baru) dan 29 meninggal (8 kasus baru)
  4. Diamond Princess: 705 terinfeksi (termasuk 4 WNI) dan 6 meninggal
  5. Iran: 593 terinfeksi (205 kasus baru) dan 43 meninggal (9 kasus baru)
  6. Jepang: 241 terinfeksi (7 kasus baru) dan 5 meninggal
  7. Singapura: 102 terinfeksi (4 kasus baru)
  8. Perancis: 100 terinfeksi (43 kasus baru) dan 2 meninggal
  9. Hong Kong: 95 terinfeksi (2 kasus baru) dan 2 meninggal
  10. Jerman: 79 terinfeksi (19 kasus baru)
  11. Amerika Serikat: 69 terinfeksi dan 1 meninggal (kasus baru)
  12. Spanyol: 58 terinfeksi (25 kasus baru)
  13. Kuwait: 45 terinfeksi
  14. Thailand: 42 terinfeksi (1 kasus baru)
  15. Bahrain: 41 terinfeksi (3 kasus baru)
  16. Taiwan: 39 terinfeksi (5 kasus baru) dan 1 meninggal
  17. Australia: 25 terinfeksi dan 1 meninggal (kasus baru)
  18. Malaysia: 25 terinfeksi
  19. Inggris: 23 terinfeksi (3 kasus baru)
  20. Uni Emirat Arab: 21 terinfeksi (2 kasus baru)
  21. Kanada: 20 terinfeksi (5 kasus baru)
  22. Swiss: 19 terinfeksi (4 kasus baru)
  23. Vietnam: 16 terinfeksi
  24. Norwegia: 16 terinfeksi (9 kasus baru)
  25. Irak: 13 terinfeksi (5 kasus baru)
  26. Swedia: 13 terinfeksi (2 kasus baru)
  27. Austria: 10 terinfeksi (4 kasus baru)
  28. Makau: 10 terinfeksi
  29. Yunani: 7 terinfeksi (3 kasus baru)
  30. Israel: 7 terinfeksi
  31. Lebanon: 7 terinfeksi (3 kasus baru)
  32. Belanda: 7 terinfeksi (5 kasus baru)
  33. Kroasia: 6 terinfeksi (1 kasus baru)
  34. Oman: 6 terinfeksi
  35. Meksiko: 4 terinfeksi (2 kasus baru)
  36. Pakistan: 4 terinfeksi (2 kasus baru)
  37. Filipina: 3 terinfeksi dan 1 meninggal
  38. Azerbaijan: 3 terinfeksi (2 kasus baru)
  39. Denmark: 3 terinfeksi (1 kasus baru)
  40. Finlandia: 3 terinfeksi
  41. India: 3 terinfeksi
  42. Romania: 3 terinfeksi
  43. Georgia: 3 terinfeksi (1 kasus baru)
  44. Brasil: 2 terinfeksi (1 kasus baru)
  45. Rusia: 2 terinfeksi
  46. Afganistan: 1 terinfeksi
  47. Algeria: 1 terinfeksi
  48. Belarus: 1 terinfeksi
  49. Belgia: 1 terinfeksi
  50. Kamboja: 1 terinfeksi
  51. Ekuador: 1 terinfeksi (kasus baru)
  52. Mesir: 1 terinfeksi
  53. Estonia: 1 terinfeksi
  54. Islandia: 1 terinfeksi
  55. Irlandia: 1 terinfeksi (kasus baru)
  56. Lithuania: 1 terinfeksi
  57. Luksemburg: 1 terinfeksi (kasus baru)
  58. Makedonia Utara: 1 terinfeksi
  59. Monako: 1 terinfeksi
  60. Nepal: 1 terinfeksi
  61. Selandia Baru: 1 terinfeksi
  62. Nigeria: 1 terinfeksi
  63. Qatar: 1 terinfeksi (kasus baru)
  64. San Marino: 1 terinfeksi
  65. Sri Lanka: 1 terinfeksi

Australia juga telah melaporkan kematian akibat virus corona pertamanya, yakni seorang pria berusia 79 tahun dari Perth.

WNI di Diamond Princess yang Positif Corona Tak akan Dipulangkan, Menkes: Dirawat di Jepang

Dia diketahui berada di antara 164 warga Australia yang baru saja kemabli dari Jepang setelah dikarantina di atas kapal pesiar Diamond Princess.

Akibatnya, pemerintah Australia kian memperketat larangan perjalanan pada orang-orang yang tiba dari Iran.

Virus corona Wuhan (Covid-19) telah menginfeksi 86.992 orang di sejumlah negara. Sedikitnya, 2.978 pasien dilaporkan tewas akibat infeksi virus ini.

Kendati demikian, total pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona Wuhan (Covid-19) jumlahnya kian bertambah. Tercatat, hingga saat ini ada 42.334 pasien yang telah sehat dari virus ini.

(Kompas.com/ Ryana Aryadita Umasugi/ Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona" dan "Update Virus Corona 1 Maret: 86.992 Orang di 65 Wilayah Terinfeksi"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved