Pakar Kesehatan Beri Peringatan soal Fase Baru Virus Corona Mungkin Tak Terdeteksi di AS

Pakar kesehatan telah memperingatkan, kemungkinan ada banyak kasus infeksi virus corona Wuhan, Covid-19, yang tidak terdeteksi.

AFP melalui scmp.com
Seorang perawat menyiapkan obat untuk pasien terjangkit Virus Corona 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 28 Februari mengungkapkan risiko penyebaran Virus Corona secara global menjadi sangat tinggi.

“Kami belum melihat bukti bahwa virus tersebut menyebar bebas di komunitas. Selama itu masalahnya, kita masih memiliki peluang untuk mengandung virus ini," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Terkait temuan infeksi Covid-19 di California, pejabat kesehatan masyarakat tidak meyakini bagaimana wanita pertama asal California ini dapat memiliki gejala parah yang kemudian menyebabkan penyakit tersebut.

Banyak infeksi virus mungkin tidak terdeteksi

Aubree Gordon, seorang ahli epidemiologi di University of Michigan di Ann Arbor mengatakan tanpa diketahui dari mana virus ini berasal, wanita itu mungkin bukan orang pertama yang terinfeksi di daerah itu.

Ahli Corona Indonesia Sebut Kemungkinan Warga Indonesia Bisa Hindari Virus: WHO Mari Kita Duduk

"Itu [mungkin] berarti ada jumlah kasus lain yang tidak diketahui. Kemungkinan bukan jumlah yang sangat besar pada saat ini, tetapi mungkin ada sejumlah besar orang yang terinfeksi tetapi belum mulai menunjukkan gejala," jelas Gordon.

Salah satu alasan beberapa infeksi mungkin tidak diketahui, adalah karena saat ini adalah musim penyakit pernapasan.

Influenza dan flu biasa memiliki gejala yang mirip dengan Covid-19, kemungkinan itu merupakan penyebab utama pada sebagian besar kasus penyakit pernapasan di Amerika Serikat.

Di mana risiko Virus Corona masih relatif rendah, sehingga dapat membuat Virus Corona baru lebih sulit untuk dideteksi.

Para pejabat kesehatan setempat melakukan lebih banyak tes yang memungkinkan mereka menemukan lebih banyak kasus infeksi Virus Corona ini.

Indonesia Masih Negatif Virus Corona, Ahli Kesehatan Beri Peringatan: Jangan sampai seperti Korsel

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved