Cegah Warga Borong Sembako karena Panik Virus Corona, Istana Minta Aparat Dikerahkan

Moeldoko mengakui terdeteksinya kasus Virus Corona di Indonesia membuat masyarakat panik dan berbondong-bondong membeli bahan kebutuhan pokok.

(KOMPAS.com/Dian Erika)
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kantor Kemenko-PMK, Senin (6/1/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengakui terdeteksinya kasus Virus Corona di Indonesia membuat masyarakat panik dan berbondong-bondong membeli bahan kebutuhan pokok.

Ia pun menuturkan akan meminta Kapolri Jenderal Idham Azis agar mengerahkan jajarannya untuk menangani kondisi ini.

"Nanti Kapolri supaya menurunkan anggotanya untuk ikut membatasi masyarakat melakukan hal yang berlebihan seperti itu," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Begini Media Asing Beritakan Kasus Pertama Virus Corona di Indonesia, Kritik Jumlah Orang yang Diuji

Moeldoko mengatakan, kepanikan masyarakat justru akan mempengaruhi ketersediaan dan harga bahan pangan.

Karena itu, ia meminta agar masyarakat tetap tenang.

"Tidak perlu panik masyarakat tenang, kalau itu terjadi malah akan mempengaruhi ketersediaan," ujarnya.

Untuk menjaga ketersediaan bahan pangan, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan.

Ia juga meminta agar masyarakat percaya terhadap berbagai langkah yang diambil pemerintah.

Laboratorium Militer AS Tengah Meracik Vaksin Virus Corona

Moeldoko berjanji, pemerintah tak akan menutup-nutupi semua informasi terkait penyebaran Virus Corona ini.

"Kita transparan tidak tertutup tapi yakin pemerintah mengambil langkah-langkah dalam mengatasi situasi ini," kata mantan Panglima TNI ini.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved