Laboratorium Militer AS Tengah Meracik Vaksin Virus Corona

Laboratorium militer pemerintah Amerika Serikat (AS) sedang bekerja untuk mengembangkan vaksin Virus Corona Covid-19.

(AFP/STR/CHINA OUT)
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. 

TRIBUNPAPUA.COM - Laboratorium militer pemerintah Amerika Serikat (AS) sedang bekerja untuk mengembangkan vaksin Virus Corona Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark Milley, pada Senin (2/3/2020).

"Laboratorium militer sedang bekerja keras, tidak hanya untuk membuat vaksin tapi juga hal-hal lainnya," katanya dalam pertemuan di Pentagon.

"Jadi kita akan lihat bagaimana perkembangannya dalam beberapa bulan ke depan," lanjutnya, dikutip dari Reuters.

Begini Media Asing Beritakan Kasus Pertama Virus Corona di Indonesia, Kritik Jumlah Orang yang Diuji

Pria berusia 61 tahun asal Winchester ini juga mengungkapkan, salah satu laboratoriumnya berada di Fort Detrick, Maryland.

Pejabat-pejabat tinggi di Kementerian Kesehatan AS mengatakan, vaksin akan siap 18 bulan lagi, dan sementara ini belum ada obat untuk Virus Corona tetapi pasien dapat menerima perawatan.

Peralatan pelindung dan alat uji sedang didistribusikan ke fasilitas militer AS.

Prioritas distribusi selanjutnya adalah Semenanjung Korea, kata Milley.

Berikut Ciri-ciri Orang yang Terinfeksi Virus Corona, Lakukan 11 Cara Ini untuk Pencegahan

Korea Selatan melaporkan 599 kasus baru Senin kemarin, membuat negara tuan rumah Piala Dunia 2002 ini mencatatkan total 4.335 kasus infeksi dan 26 kematian.

Dari jumlah kasus infeksi tersebut, 60 persennya terkait dengan Gereja Shincheonji, sebuah sekte sesat yang dipimpin Lee Man-hee.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved