Mahfud MD Temui Jaksa Agung ST Burhanuddin Bahas Paniai Papua di Istana Negara

Mahfud MD sedianya akan memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin ke Kemenkopolhukam untuk membahas peristiwa Paniai di Papua.

Mahfud MD Temui Jaksa Agung ST Burhanuddin Bahas Paniai Papua di Istana Negara
TRIBUNNEWS/VINCENTIUS JYESTHA
Menko Polhukam Mahfud MD 

TRIBUNPAPUA.COMMenteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sedianya akan memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin ke Kemenkopolhukam untuk membahas peristiwa Paniai di Papua yang dianggap pelanggaran HAM berat oleh Komnas HAM, Selasa (3/3/2020).

Namun, karena adanya rapat kabinet bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, akhirnya Mahfud menemui ST Burhanuddin disana.

Soal Virus Corona, Mahfud MD: Pemerintah Daerah Jangan Terlalu Mendramatisir Persoalan

"Tepatnya Jaksa Agung itu hari ini (dipanggil), tapi kan ada rapat terbatas. Oleh sebab itu saya sudah langsung ketemu di Istana," ujar Mahfud, di Kemenkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).

 

Dalam kesempatan itu, Mahfud meminta adik dari TB Hasanuddin tersebut untuk mempelajari kasus Paniai. Dan ternyata ST Burhanuddin sendiri mengungkap sudah mempelajarinya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menilai wajar jika ST Burhanuddin masih sekedar mempelajari. Pasalnya Komnas HAM sendiri juga baru menetapkan kasus Paniai termasuk pelanggaran berat pada pekan lalu.

"Beliau mengatakan sudah dipelajari dan akan diteruskan untuk sampai pada follow up menyikapi apa yang disampaikan oleh Komnas HAM secara terbuka dan terukur menurut aturan hukum," kata dia.

"Kan baru disampaikan minggu lalu sama Komnas HAM, jadi (baru) dipelajari. Ya masih wajar kalau sekarang masih belum final, tapi semua berkas itu sudah dipelajari," imbuh Mahfud.

Soal Kasus Sopir Truk Tewas Diamuk Massa di Depan Polisi, Kapolda Papua: Tak Gampang Mengungkapnya

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan segera memanggil Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin terkait berkas penyelidikan peristiwa Paniai di Papua yang dinyatakan sebagai pelanggaran HAM berat oleh Komnas HAM.

"Nanti dalam seminggu ke depan, mungkin akan kita panggil Jaksa Agung untuk menjelaskan. Kan saya tidak dapat suratnya (berkas laporan Komnas HAM)," ujar Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Di sisi lain, Mahfud mengatakan, Komnas HAM merupakan lembaga negara yang di bentuk berdasarkan Undang-Undang.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved