Pakar Sebut Mayoritas Infeksi Virus Corona Punya Efek Ringan dan Bisa Sembuh Total

Lebih dari 80 persen kasus corona yang terkonfirmasi tidak menyebabkan efek yang berat.

Pakar Sebut Mayoritas Infeksi Virus Corona Punya Efek Ringan dan Bisa Sembuh Total
(Xinhua via SCMP)
Seorang relawan komunitas mengecek suhu tubuh seorang perempuan di Paviliun Yellow Crane di Wuhan, China, pada Jumat (7/2/2020). Wabah virus corona yang mewabah di China sejak Desember 2019 dilaporkan telah membunuh 722 orang. 

TRIBUNPAPUA.COM - Lebih dari 80 persen kasus Corona yang terkonfirmasi tidak menyebabkan efek yang berat.

Demikian kesimpulan penelitian berskala besar di China.

Meski begitu, gejala yang ringan juga membuat epidemi virus ini sulit dibendung.

Wabah Covid-19 memang menebar teror di seluruh dunia.

Laboratorium Militer AS Tengah Meracik Vaksin Virus Corona

Hampir 82.000 kasus dilaporkan dan 3.000 orang meninggal dunia.

Kendati demikian, para ilmuwan dan otoritas kesehatan memastikan satu hal: walau pun virusnya bisa mematikan, tetapi mayoritas orang yang terinfeksi sejauh ini hanya mengalami gejala yang ringan dan bisa sembuh total.

Hal itu penting untuk dipahami untuk mencegah kepanikan global yang tidak perlu dan mendapatkan gambaran yang lengkap tentang kemungkinan penularan.

“Mayoritas orang sekarang panik, dan sebagian besar malah meningkatkan risiko,” kata pakar virology dari Universitas Hongkong, Dr. Jin Dongyan seperti dikutip New York Times.

Begini Media Asing Beritakan Kasus Pertama Virus Corona di Indonesia, Kritik Jumlah Orang yang Diuji

Dari 44.672 kasus Corona yang dikonfirmasi di China menyebutkan, hampir 81 persen kasus bersifat ringan.

Demikian menurut studi yang dipublikasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved