Sopir Truk Tewas Diamuk Massa di Depan Polisi Bukan Gara-gara Babi, Kapolda Papua: Massa Brutal

Yus Yunus, sopir truk asal Polewali Mandar tewas diamuk massa di hadapan polisi di Papua yang bersenjata.

(Dok Humas Polda Papua)
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mendatangi lokasi kejadian tewasnya Yus Yunus akibat dikeroyok massa karena dikira menabrak pengendara motor, Dogiyai, Papua, Minggu (1/03/2020) 

4. Diperiksa Mabes Polri

Sementara itu, kasus tersebut menjadi sorotan Mabes Polri. Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Papua memeriksa tujuh anggota kepolisian terkait tewasnya Yus Yunus.

KKB Tembaki Kaca Mobil Patroli Polsek Tembagapura, Satu Petugas Terluka

"Kemarin tujuh orang itu yang sudah diperiksa," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020).

Kendati demikian, ia belum merinci lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan terhadap para anggota yang bertugas di lokasi kejadian tersebut.

5. Korban janji akan pulang kampung

Ibu korban, Nanni, mengatakan, korban sempat berjanji akan segera pulang ke kampung halaman saat ditemui Kompas.com di kediamannya di Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar.

Selain itu, korban juga berencana berziarah ke makam mendiang ayahnya.

Yus juga baru saja menikah dan ingin berkumpul dengan kembali dengan keluarganya di Polewali Mandar setelah beberapa tahun merantau di Papua.

Sementara itu, Kakak Yus, Hasriani, berharap polisi mengusut tuntas kasus kematian adiknya tersebut. 

"Polisi harusnya punya Protap pengamanan di TKP, bukan malah membiarkan adik saya terbunuh dan disiksa hingga tewas," kata Hasriani di rumahnya, Desa Sumberjo, Dusun Taramanu, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Minggu (1/3/2020).

(Kompas.com/ Devina Halim | Editor: Krisiandi, David Oliver Purba)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sopir Truk Tewas Diamuk Massa di Depan Polisi di Papua, Bukan Gara-gara Babi..."

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved