5 Polisi yang di TKP saat Sopir Truk Tewas Diamuk Massa Ditahan, Polda Papua Sebut Dugaan Lalai

Kelima anggota polisi itu yang mendatangi TKP kasus kecelakaan berujung penganiyaan Yus di Kampung Ekimani, Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiyai.

5 Polisi yang di TKP saat Sopir Truk Tewas Diamuk Massa Ditahan, Polda Papua Sebut Dugaan Lalai
facebook
Di Depan Polisi Bersenjata Sopir Truk Tewas Dianiaya Massa di Nabire, Kapolda Papua Angkat Bicara . Yus Yunus coba berlindung dengan memeluk polisi bersenjata dari amuk massa. Akhirnya Yus Yunus tewas dianiaya massa. 

TRIBUNPAPUA.COM - Propam Polres Nabire memeriksa lima anggota Polsek Kamu terkait meninggalnya Yus Yunus (26), seorang sopir truk yang dianiaya oknum warga di jalan trans Nabire-Paniai pada Minggu (23/2/2020) lalu.

Kelima anggota polisi itu yang mendatangi TKP kasus kecelakaan berujung penganiyaan Yus di Kampung Ekimani, Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiyai.

Minta Kasus Sopir Truk Tewas Diamuk Massa Diusut Tuntas, Warga Demo di Depan Kantor Polisi

Kelimanya yakni Ipda AR, Aipda S, Aipda AS, Bripka JAS dan Bripda FAP.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, mengatakan, pemeriksaan dan penahanan kepada kelima anggota Polri tersebut merupakan bukti bahwa Polda Papua serius dalam penanganan kasus itu.

Kelima anggota tersebut diduga lalai dalam penanganan awal, sehingga terjadinya penganiayaan yang mengakibatkan adanya korban jiwa.

Setelah proses pemeriksaan, kelima personel tersebut ditahan selama 21 hari ke depan di rumah tahanan Polres Nabire.

"Kelima personel itu ditahan di Polres Nabire," kata Kamal, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2020) siang.

Menurut Kamal, pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Takut Ada Penculik, 3 Anggota KPK Dikepung Warga di Jember dan Dibawa ke Kantor Polisi

Termasuk menyelidiki para pelaku penganiayaan yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

"Jadi, bukan hanya anggota polisi yang diperiksa," kata Kamal.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved