Breaking News:

Jokowi Ingin Hilangkan Angka Kemiskinan Ekstrem di 2024, PKS: Kelewat Tinggi, Masih di Awang-awang

Mardani Ali Sera mengaku ragu dengan target Jokowi yang ingin menurunkan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada tahun 2024 mendatang.

(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat ditemui di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku ragu dengan target Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin menurunkan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada tahun 2024 mendatang.

"Saya apresiasi niatan mulia Presiden Jokowi menghilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia di akhir periode kepemimpinan beliau. Tapi, menurut saya target itu kelewat tinggi masih di awang-awang sekarang ini," kata Mardani dala keterangan tertulisnya, Minggu (8/3/2020).

Menurut Mardani, sampai saat ini Jokowi belum membuat gebrakan apapun untuk memberantas kemiskinan.

Maka dari itu, Mardani tidak yakin Jokowi bisa menghilangkan kemiskinan ektrem pada 2024.

Presiden Joko Widodo melakukan sesi wawancara bersama Tribunnews.com di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7/2019). Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi memaparkan mengenai visi pemerintahannya dalam 5 tahun ke depan kepada tim Tribunnews.com.
Presiden Joko Widodo melakukan sesi wawancara bersama Tribunnews.com di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7/2019). Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi memaparkan mengenai visi pemerintahannya dalam 5 tahun ke depan kepada tim Tribunnews.com. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Sebut Jokowi Kerja Sendirian Hadapi Virus Corona, Pengamat Politik: Menteri-menteri yang Lain Gagap

"Hasil itu tergantung dari strategi, proses dan kebijakannya tepat sasaran atau tidak," ungkapnya.

Anggota Komisi II DPR ini menjelaskan, ada tiga hal yang perlu segera disiapkan dari sekarang untuk memberantas kemiskinan.

Di antaranya adalah pembuatan payung hukum untuk mensingkronkan kebijakan terkait pemberantasan kemiskinan, pembentukan badan khusus penanggulangan kemiskinan yang kuat menggabungkan penggunaan anggaran, pengelolaan pendataan kemiskinan real, dan sumber daya manusia.

Serta perlunya pelibatan semua akses pendanaan secara kolaboratif baik lokal maupun global.

Mardani Ali Sera Fasih Jelaskan Upaya Anies Tangani Banjir, Aiman: Sepertinya Cocok Jadi Jubir

Diketahui, Presiden Joko Widodo menyebut, Indonesia masih memiliki pekerjaan besar yang belum selesai dalam rangka menurunkan angka kemiskinan.

Jokowi mencatat masih ada 24,7 juta jiwa yang masuk kategori miskin, dan 9,91 juta di antaranya dalam kategori kemiskinan ekstrem.

Jokowi menargetkan kemiskinan ekstrem ini bisa hilang pada 2024 mendatang.

"Kita harapkan di 2024, untuk kemiskinan ekstrim ini kita bisa pada berada posisi 0," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Langkah Jokowi Turun Tangan Umumkan Pasien Positif Corona Disebut Buat Kepanikan, Istana Buka Suara

(Kompas.com/Sania Mashabi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul PKS Ragukan Target Jokowi Hilangkan Angka Kemiskinan Ekstrem di 2024

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved