Teror KKB di Tembagapura, Warga Kesulitan Dapat Bahan Pokok hingga Pilih Mengungsi

Warga di perkampungan sekitar Kota Tembagapura kesulitan mendapatkan pasokan bahan kebutuhan pokok sejak wilayah mereka diduduki KKB.

Teror KKB di Tembagapura, Warga Kesulitan Dapat Bahan Pokok hingga Pilih Mengungsi
Istimewa/ tribunnews
Warga pegunungan sekitar areal Freeport saat mengungsi ke Polsek Tembagapura. 

TRIBUNPAPUA.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terus berulah di Distrik Tembagapura, Papua.

KKB melakukan teror penembakan dalam beberapa hari terakhir.

Dilansir oleh Antara, warga di perkampungan sekitar Kota Tembagapura seperti Banti, Opitawak, Utikini, Kimbeli dan Kali Kabur kesulitan mendapatkan pasokan bahan kebutuhan pokok sejak wilayah mereka diduduki KKB.

Tak hanya itu, warga juga kesulitan untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Warga mengungsi di Polsek Tembagapura pada Jumat (6/3/2020).
Warga mengungsi di Polsek Tembagapura pada Jumat (6/3/2020). (Humas Polda Papua)

Kapolda Papua: KKB Minta Makanan ke Warga di Tembagapura Sambil Todongkan Senjata

 

Kondisi tersebut membuat ratusan warga memilih mengungsi.

Ratusan warga berkumpul di halaman Polsek Tembagapura meminta dievakuasi, pada hari Jumat (6/3/2020).

"Di sana mereka kesulitan mendapatkan makanan dan pelayanan kesehatan sekarang ini tidak bsisa diberikan setelah mulai ada lagi kasus penembakan di sekitar Banti dan Utikini," kata Kepala Distrik Tembagapura, Marthius Nuboba, di Timika, Sabtu (7/2/2020), seperti dikutip dari Antara.

"Makanya masyarakat meminta untuk diturunkan ke Timika."

Tercatat ada 900 warga dari Distrik Tembagapura yang dievakuasi ke Timika.

Teror KKB di Tembagapura Papua, 900 Warga Dievakuasi ke Timika

Nuboba mengatakan, ada banyak warga yang berjalan kaki hingga lima kilometer menuju Polsek Tembagapura sebelum dievakuasi ke Timika.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved