Breaking News:

Bikin Video YouTube 'Prank Virus Corona' dan Jadi Viral, 6 Pemuda Ini Diciduk Polisi

Ada-ada saja ulah enam pemuda di Mataram, Nusa Tenggara Barat ( NTB) ini di tengah maraknya kegelisahan masyarakat karena wabah Virus Corona.

(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)
Ilustrasi penangkapan dua pelaku pembunuhan 

Dia juga didapatkan setelah dilakukan tracing dari subklaster Jakarta.

Kemudian, terdapat perempuan berusia 36 tahun yang merupakan pasien kasus 22.

Diduga penularannya tidak terjadi di Indonesia.

"Ini imported case," ucap Yuri.

Selanjutnya, terdapat pasien 22, yaitu perempuan berusia 36 tahun.

Dia juga disebut Yuri sebagai kasus impor.

Pasien 23, dia diketahui sebagai perempuan 73 tahun yang juga kasus impor.

"Imported case. Kondisinya saat ini sedang menggunakan ventilator karena faktor comorbid (penyakit yang menyertai) cukup banyak. Kondisi stabil," kata Yuri.

Selanjutnya, terdapat pasien 24 yang juga merupakan kasus impor. Dia adalah laki-laki berusia 46 tahun.

Pasien 25 adalah perempuan 53 tahun, yang merupakan warga negara asing.

"Imported case, kondisi stabil," kata Yuri.

Berikutnya, terdapat pasien kasus 26 yang merupakan laki-laki berusia 46 tahun.

Dia juga merupakan WNA dan tercatat sebagai kasus impor.

Setelah itu, tercatat pasien 27 yang merupakan laki-laki berusia 33 tahun.

Pasien 27 merupakan WNI dalam kondisi stabil.

Namun, pemerintah belum mendapatkan kepastian dari klaster mana Virus Corona itu berasal.

"Kami menduga local transmission. Kami tracing, ini bukan impor, tidak jelas bagian dari klaster yang lain. Sementara belum (diketahui)," ujar Yuri.

(Surya.co.id)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul EFEK VIRAL VIDEO Prank Virus Corona Untuk Konten YouTube, 6 Pemuda Diciduk Polisi

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved