Pembunuhan Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Reka Ulang Adegan, Warga Menyoraki Pelaku

Kematian Delis Sulistina (13), siswi SMP Negeri 6, Kota Tasikmalaya, yang ternyata dibunuh Budi Rahmat/BR (45), ayah kandungnya sendiri.

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Rekonstruksi pembunuhan Delis oleh ayah kandung, Tasikmalaya, Kamis (12/3/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Pelaksanaan rekonstruksi kasus pembunuhan Delis Sulistina (13), siswi SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya oleh BR (45), ayah kandungnya sendiri, di lokasi rumah kosong, Jalan Lasmi, Kamis (12/3), membutuhkan 29 adegan.

Adegan pertama sampai adegan 11 menggambarkan awal pertemuan Delis dengan BR di RM Jembar, Jalan Laswi.

Brigadir Angga Sempat Dirawat seusai Bunuh Diri, Bibi Korban: Saat itu, Dia Masih Gagah

Aksi pencekikan yang dilakukan BR terhadap Delis dilakukan pada adegan 12.

Pada adegan itu, BR mencekik Delis di ruangan kecil di ruang belakang rumah. Awalnya dengan satu tangan, lalu dengan dua tangan.

Adegan berikutnya, BR merebahkan tubuh Delis sambil tetap mencekik. Kemudian lututnya menekan perut Delis.

Setelah mengetahui Delis kehabisan nafas dan terdiam, barulah BR melepas cekikan.

"Total adegan di rumah kosong sebanyak 29 adegan. Kami mengikuti setiap adegan secara seksama untuk sinkronisasi dengan berita acra pemeriksaan," kata Mochammad Ismail, pengacara BR di lokasi.

Pada adegan berikutnya BR kembali ke tempat kerjanya dan kemudian kembali ke rumah kosong. Pada adegan 22 sampai adegan 29 digambarkan proses BR membawa jasad Delis ke sekolah.

Pelaksanaan rekonstruksi di rumah kosong berjalan lancar. Tidak terlalu banyak warga yang menyaksikan.

Namun saat BR dikeluarkan dari mobil petugas, teriakan caci-maki dilontarkan pada tersangka.

Akal Polisi Memancing Pelaku

Sebelum polisi sampai pada kesimpulan bahwa BR lah tersangka pembunuhnya, polisi sempat membawa BR ke rumah kosong di Jalan Laswi.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved