Tahan Bau Busuk, Kakek 85 Tahun Simpan Mayat Menantu yang Dibunuh 4 Hari di Rumah

Sumar, kakek 85 tahun ini membeberkan alasannya nekat membunuh pria Jember dan betah 4 hari tinggal dengan mayat korban di rumah istrinya.

Foto Polsek Sumberbaru Jember
Evakuasi jasad Zeli dari rumah warga Dusun Congapan Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru, Selasa (10/3/2020) malam 

TRIBUNPAPUA.COM - Sumar, kakek 85 tahun ini membeberkan alasannya nekat membunuh pria Jember dan betah 4 hari tinggal dengan mayat korban di rumah istrinya.

Setelah ditangkap, Sumar mengaku merasa sakit hati kepada pria bernama Muzeli (60) lantaran sering dihina.

Sebenarnya, hubungan antara Sumar dengan Muzeli ini adalah mertua dan menantu. Istri Sumar adalah Loginten (60).

Menurut penuturannya kepada penyidik Polres Jember, ternyata Sumar mengaku sakit hati karena sering dihina. 

"Motifnya karena sakit hati. Tersangka SMR (Sumar) ini sakit hati kepada Muzeli. Karena korban Muzeli kerap menghina tersangka," ujar Kepala Bagian Operasional dan Pembinaan Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember Iptu Solichan Arief kepada Surya, Kamis (12/3/2020).

Rekonstruksi Pembunuhan Siswi yang Tewas di Gorong-gorong, Ayah Ambil Kembali Uang Study Tour

Muzeli beberapa kali menghina Sumar karena hanya menumpang hidup di rumah Loginten (60) di Dusun Congapan Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru.

"Dihina, yang hanya numpang tidur, numpang makan. Karena itu, dia sakit hati sampai akhirnya membunuh Muzeli," lanjut Arief.

Baik Muzeli maupun Sumar sebenarnya bukan warga setempat.

Keduanya adalah pendatang.

Sumar merupakan suami dari Loginten, pemilik rumah.

Rumah itu pula yang menjadi lokasi tewasnya Muzeli.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved