Jakarta Siaga Corona, Anies Baswedan Liburkan Sekolah Selama 2 Minggu

Menyusul naiknya kasus positif Virus Corona di Indonesia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk meliburkan sekolah.

TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato pada acara Awarding Night Padmamitra+ Awards 2019 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019). Padmamitra Awards merupakan penghargaan pemerintah terhadap badan usaha yang telah menyelenggarakan CSR di bidang kesejahteraan sosial. 

TRIBUNPAPUA.COM - Menyusul naiknya kasus positif Virus Corona (COVID-19) di Indonesia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Kegiatan belajar mengajar nantinya akan dilakukan dengan metode jarak jauh.

Alasan Anies memutuskan merumahkan para pelajar lantaran, berdasarkan penelitian yang dilakukan, terbukti bahwa anak-anak merupakan penular terhadap orang dewasa.

Dikutip dari tayangan langsung Kompastv, Sabtu (14/3/2020), Anies mulanya mengatakan dirinya telah mengadakan rapat bersama sejumlah dokter, mulai dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), ikatan dokter anak, hingga pimpinan World Health Organization (WHO) di Indonesia.

Sejumlah siswa mengenakan masker saat mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sunter Agung 09, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2020). Seluruh siswa SDN Sunter Agung 09 dihimbau mengenakan masker oleh pihak kepala sekolah karena penyebaran virus corona sekaligus mengurangi resiko tertular. Tribunnews/Jeprima
Sejumlah siswa mengenakan masker saat mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sunter Agung 09, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2020). Seluruh siswa SDN Sunter Agung 09 dihimbau mengenakan masker oleh pihak kepala sekolah karena penyebaran virus corona sekaligus mengurangi resiko tertular. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Inilah Beda Cara Penularan Virus Corona secara Langsung dan Tidak Langsung Menurut Dokter

Berdasarkan hasil rapat tersebut, diputuskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan meliburkan kegiatan belajar mengajar.

"Itu sebabnya kita lakukan langkah bertahap, dari mulai pemberitahuan untuk berhati-hati, pengurangan aktivitas di luar rumah, kemarin, dan hari ini kita membahas secara khusus tentang kegiatan anak-anak di sekolah," papar Anies.

"Dari hasil pembahasan, atas situasi yang sedang terjadi di Jakarta, dan Indonesia, di Jakarta kita memiliki penduduk sebanyak 10 juta 600 ribu orang," lanjutnya.

Anies lalu menunjukkan berapa banyak jumlah pelajar yang ada di ibu kota.

"Peserta didik di kota ini ada 1,5 juta anak, dan khusus untuk anak-anak SMA, SMK yang sedang mengikuti ujian nasional, atau kelas 12, itu jumlahnya 124 ribu peserta didik," jelasnya.

"Kita menyadari bahwa langkah yang harus dilakukan saat ini adalah melakukan semua prosedur mengurangi interkasi antar warga, social distancing measure harus diterapkan."

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved