Polisi Tetapkan 17 Orang Jadi Tersangka Kasus Perusakan Kantor Bupati Waropen Papua

Proses penyidikan tindak pidana perusakan dan percobaan pembakaran Kantor Bupati Waropen terus berkembang dan jumlah tersangka terus bertambah.

Polisi Tetapkan 17 Orang Jadi Tersangka Kasus Perusakan Kantor Bupati Waropen Papua
Kompas.com/Istimewa
Massa membakar kantor Bupati Waropen, Papua, Jumat (6/3/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Proses penyidikan tindak pidana perusakan dan percobaan pembakaran Kantor Bupati Waropen terus berkembang dan jumlah tersangka terus bertambah.

Kini, Polres Waropen telah menetapkan 17 orang menjadi tersangka kasus tersebut.

"Untuk 17 tersangka 2 di antaranya yakni Barnabas Raweyai dan Lewi Ayorbaba sudah dilakukan penahanan di rumah tahanan Mapolres Waropen, karena terindikasi kuat bahwa 2 tersangka tersebut sebagai provokator," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, melalui rilis, Sabtu (14/3/2020).

Untuk kelima belas tersangka lainnya, sambung Kamal, dikenakan wajib lapor.

Kantor Bupati Waropen Papua Dibakar Massa, Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan

Namun, proses penyidikan tetap berjalan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia juga menegaskan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka pada kejadian tersebut.

"Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP Ayat (1) yaitu barang siapa yang dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang diancaman hukuman penjara di atas 5 tahun," kata Kamal.

Sebelumnya diberitakan, kerusuhan sempat terjadi Kabupaten Waropen, Papua, pada Jumat (6/3/2020) pagi.

Akibatnya 3 kantor pemerintahan dirusak massa.

Polisi Ungkap Pembakaran Kantor Bupati Waropen Papua, Ada Massa Tak Terdeteksi Masuk dari Belakang

Menurut Kapolres Waropen AKBP Suhadak, kepolisian sudah mendeteksi adanya potensi pergerakan massa ketika media menginformasikan tentang penetapan Bupati Waropen Yeremias Bisai sebai tersangka kasus gratifikasi yang terjadi pada 2010-2015.

"Anggota Polres Waropen sejak kamis (5/3/2020) malam sudah berjaga di sekitaran kantor bupati dan beberapa kediaman pejabat pemda. Aparat juga melakukan patroli diseputaran wilayah yang dianggap berpotensi jadi pelampiasan warga yang tidak terima keputusan itu," kata Suhadak, melalui rilis, Jumat (6/3/2020).

(Kompas.com/Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 17 Orang Jadi Tersangka Kasus Perusakan Kantor Bupati Waropen

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved