Panik Anaknya Tiba-tiba Hilang, Pria Ini Temukan Korban Sedang Dilecehkan di Rumah Dukun

Karji (39) seorang dukun di Desa Dodol Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk dijebloskan dalam tahanan Polres Nganjuk.

foto: humas polres nganjuk
Petugas PPA Polres Nganjuk saat melakukan pemeriksaan terhadap saksi kasus persetubuhan anak di bawah umur. 

TRIBUNPAPUA.COM - Dituduh melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, Karji (39) seorang dukun di Desa Dodol Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk dijebloskan dalam tahanan Polres Nganjuk.

Ini setelah orang tua korban yang tidak terima atas perbuatan tersangka lalu melapor ke Polres Nganjuk.

Pengakuan sang dukun melakukan perbuatan tersebut karena tergiur kecantikan korban.

"Ketika itu ayahnya melihat kamar korban yang pintunya terbuka, tetapi tidak dijumpai korban. Hal itu membuat ayah korban panik," kata Sudarman, Senin (16/3/2020).

Selanjutnya, dikatakan Sudarman, ayah korban berusaha mencari ke jalan raya di sekitar rumah, namun upaya itu tidak membuahkan hasil.

Pencarian terhadap korban dilanjutkan ke sejumlah lokasi di Kota Kecamatan Berbek.

Bahkan, sejumlah cafe yang ada di Kota Kecamatan Berbek juga didatangi,  namun tidak ketemu.

"Hingga pagi pencarian terhadap korban belum juga berhasil dan itu membuat orang tua korban semakin cemas," ujar Sudarman.

Pencarian terhadap korban pun, ungkap Sudarman, dilanjutkan ke salah satu saudaranya di Desa Dodol Kecamatan Ngetos.

Oleh saudaranya tersebut, ayah korban diantar ke rumah dukun, Karji.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved