Mardani Minta Jokowi Lebih Tegas Tangani Corona: Sekarang Bukan Saatnya Hanya Beri Imbauan Saja

Mardani Ali Sera meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk lebih tegas dalam pencegahan penyebaran Virus Corona di Indonesia.

(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat ditemui di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk lebih tegas dalam pencegahan penyebaran Virus Corona di Indonesia.

Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam acara 'Dua Arah' yang tayang di Youtube KOMPASTV, Senin (16/3/2020).

Dilansir TribunWow.com, Mardani mulanya menyinggung soal pernyataan dari Presiden Jokowi yang mengatakan belum ada rencana memberlakukan lockdown untuk Indonesia.

Mardani mengakui hal itu memang menjadi kewenangan dari seorang presiden.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera dalam acara Dua Arah yang tayang di Youtube KompasTV, Senin (16/3/2020)
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera dalam acara Dua Arah yang tayang di Youtube KompasTV, Senin (16/3/2020) (Tangkap Layar Youtube/KompasTV)

Tegaskan Lockdown adalah Kebijakan Pusat Bukan Daerah, Jokowi: Kita Tak Berpikiran Ambil Opsi Itu

Dirinya juga masih bisa menerima soal status negara Indonesia di tengah maraknya penyebaran Virus Corona.

"Lockdown atau tidak, saya senang, saya bahagia, monggo ambil wewenangnya," ujar Mardani.

Meski begitu, Mardani mengingatkan kepada Jokowi ataupun pemerintah untuk tetap memerhatikan bagaimana kondisi yang terjadi.

Ia juga mengingatkan akan ada ledakan pandemi Virus Corona andai tidak ada lockdown atau minimal slowdown.

"Kalau tidak ada slowdown atau lockdown akan ada ledakan pandemi," katanya.

"Tapi ketika kita lockdown atau slowdown kita akan mampu (mengatasi pandemi)," sambungnya.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved