Banyak Diminum untuk Tingkatkan Imun Cegah Corona, Ini Efek Samping Konsumsi Vitamin C Berlebihan

Biasanya orang mengonsumsi suplemen vitamin C karena mereka percaya vitamin C dapat menangkal berbagai penyakit.

NatchaS via Kompas.com
Ilustrasi Vitamin C 

Selain itu, vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi, khususnya yang berasal dari makanan nabati.

Penelitian menemukan penyerapan zat besi meningkat 67 persen ketika manusia mengonsumsi 100 mg vitamin C saat makan.

Namun, seseorang dengan kondisi yang meningkatkan risiko akumulasi zat besi dalam tubuh, seperti hemochromatosis, harus berhati-hati dengan suplemen vitamin C.

Pasalnya, mengonsumsi vitamin C berlebihan dapat meningkatkan zat besi yang bisa berujung pada kerusakan jantung, hati, pankreas, tiroid, dan sistem saraf pusat.

Tidak hanya itu, vitamin C berlebih juga bisa mengakibatkan batu ginjal.

Jokowi Instruksikan Gelar Rapid Tes Virus Corona Secara Massal: Agar Deteksi Dini Bisa Dilakukan

Vitamin C yang dikeluarkan dari tubuh merupakan oksalat, yaitu produk limbah tubuh.

Oksalat biasanya keluar bersama urine. 

Namun, dalam beberapa keadaan, oksalat dapat berikatan dengan mineral dan membentuk kristal yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.

Sebuah penelitian terhadap orang dewasa yang mengonsumsi suplemen vitamin C 1.000 mg dua kali per hari selama enam hari berturut-turut menunjukkan peningkatan oksalat sebesar 20 persen.

Asupan vitamin C dalam jumlah besar tidak hanya memengaruhi produksi oksalat dalam urin tetapi juga terkait dengan perkembangan batu ginjal, terutama jika Anda mengonsumsi lebih dari 2.000 mg vitamin C.

(Kompas.com/Imamatul Silfia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Dosis Vitamin C yang Dianjurkan dan Efek Samping jika Berlebihan

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved