Breaking News:

Viral Cerita Dokter Kesal Pasien Suspect Corona Tak Jujur dan Nekat, Pasien Lain Terpaksa Dievakuasi

Menteri Kesehatan Malaysia telah mengimbau warga negaranya yang sempat melakukan kontak dengan pasien Covid-19.

(AFP/PAOLO MIRANDA)
Ilustrasi - Sekelompok perawat mengenakan pakaian pelindung diri saat pergantian shift mereka di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Kamis (12/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona. 

Sebab, nafasnya berat, ia juga berkeringat dan tampak pucat.

Dokter pun menanyai riwayat perjalanan pria itu.

Dokter bertanya apakah dia menghadiri tabligh akbar atau ada anggota keluarganya yang pergi ke sana.

Namun pria itu tidak memberikan jawaban yang tegas meski dokter telah bertanya kepadanya berkali-kali.

Setelah dipaksa, pria itu akhirnya mengaku sempat pergi ke tabligh akbar.

Akan tetapi ia masih mengklaim dirinya baik-baik saja dan tak ada yang salah dengannya.

Dokter bertanya-tanya lagi, tapi sang pasien langsung meninggikan suaranya dan berkata ia tidak sakit dan tidak memiliki gejala corona.

Sang dokter kemudian menjelaskan, pasien yang menghadiri tabligh akbar, tidak boleh masuk ke zona aman dokter, di mana dokter tidak sedang memakai alat perlindungan diri untuk menangani pasien Covid-19.

Pasien harusnya menjalani screening pertama dulu sebelumnya.

150 Ribu Kit Test Virus Corona Telah Sampai dan Siap Dibagikan di Indonesia

Pria itu rupanya berbohong pada dokter pertama yang melakukan screening tentang riwayat perjalannya.

Dengan tak ada riwayat perjalanan ke tempat-tempat terindikasi Covid-19, maka pasien itu dinyatakan "bukan suspect."

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved