Breaking News:

Curhatan Perawat di Italia Saksikan Kepiluan Pasien Corona : Mati Sendirian Hal yang Sangat Buruk

Seorang perawat, Paolo Miranda membagikan kisahnya dalam menangani pasien Virus Corona di Italia.

AFP/ANDREAS SOLARO
Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Wabah Virus Corona di Italia Makin Parah, Orang Berusia 80 ke Atas akan Dibiarkan Mati jika Kondisinya Kritis 

Ini adalah masa yang sangat sulit bagi Paolo dan timnya.

Tapi mereka bersatu dan saling membantu.

"Kadang-kadang, sebagian dari kami hancur: kami merasa putus asa, kami menangis karena merasa tidak berdaya ketika kondisi pasien kami tidak membaik."

Ketika itu terjadi, para anggota tim segera mencoba membuat rekan mereka merasa lebih baik.

"Kami akan bercanda, membuat mereka tersenyum, dan bahkan tertawa - kalau tidak, kami akan kehilangan akal sehat."

Lebih dari 5.400 orang tewas di Italia akibat pandemi yang sedang terjadi.

Dengan lebih dari 35.000 kasus yang dikonfirmasi, para dokter dan perawat negara itu - terutama di kota-kota yang paling terpukul, yakni di utara - berjuang untuk menghadapinya.

Selama sembilan tahun menjadi perawat, Paolo telah terbiasa melihat banyak orang mati.

Tetapi apa yang mengejutkannya, selama pandemi ini, ia melihat begitu banyak orang mati sendirian.

Biasanya, ketika pasien meninggal di unit perawatan intensif, mereka dikelilingi oleh keluarga.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved