Karni Ilyas Bahas Sulitnya Pemerintah Lakukan Lockdown karena Corona: Sangat-sangat Berat

Pemimpin Redaksi TV One, Karni Ilyas mengungkap ketidaksetujuannya pada lockdown (penguncian) secara total akibat Virus Corona.

Karni Ilyas Bahas Sulitnya Pemerintah Lakukan Lockdown karena Corona: Sangat-sangat Berat
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Luncurkan Buku: Wartawan senior Karni Ilyas paparkan perjuangan kehidupan sebelum sukses menjadi wartawan saat peluncuran buku "40 Tahun Jadi Wartawan-Lahir Untuk Berita " di Toko Buku Gramedia, jalan Pandanaran, Kota Semarang, Jateng, Rabu (29/05/2013). Buku yang ditulis Fenty Effendy ini menceritakan sosok Karni Ilyas yang lahir dari perkampungan hingga menjadi seorang wartawan. Buku terbitan Kompas Gramedia dengan 396 halaman yang dijual dengan harga Rp 96 ribu per buku. 

TRIBUNPAPUA.COM - Pemimpin Redaksi TV One, Karni Ilyas mengungkap ketidaksetujuannya pada lockdown (penguncian) secara total akibat Virus Corona.

Hal itu diungkapkan Karni Ilyas saat menjadi narasumber di acara Kabar Petang TV One pada Senin (23/3/2020).

Mulanya, Karni Ilyas menilai bahwa pemerintah kini dalam kondisi yang sangat berat akibat Virus Corona.

Selain itu, pemerintah juga dihadapkan pilihan lockdown atau tidak.

"Saya kok melihat apa yang ditanggungkan, beban pemerintah saat ini betul-betul sangat-sangat berat."

"Antara dua, kita mau membikin social distancing mungkin lebih ketat dari hari ini, namanya juga lockdown," ujar Karni Ilyas.

Dengan tegas ia mengaku tak ingin mempertentangkan keputusan pemerintah, hanya saja lockdown bukan sesuatu yang mudah dilakukan.

"Saya enggak mau mempertentangkan itu, saya hanya mau memberi pertimbangan saja," kata Karni Ilyas.

Pasalnya, ada banyak rakyat miskin yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

Namun, dana yang dibutuhkan untuk mencukupi mereka juga sangat besar.

"Kalau kita lockdown ada 28 juta orang di Indonesia yang di bawah garis kemiskinan atau yang miskin."

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved