Breaking News:

Ilmuwan di Islandia Sebut Temukan 40 Mutasi Virus Corona: Mungkin akan Kembali Lagi

Para ilmuwan di Islandia mengklaim bahwa mereka telah menemukan 40 mutasi dari Virus Corona (Covid-19).

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi virus corona 

"Kami menemukan seseorang memiliki campuran Virus."

"Orang ini memiliki Virus sebelum dan sesudah mutasi, dan satu-satunya infeksi yang dapat ditelusuri ke orang itu adalah Virus yang bermutasi," terangnya.

"Kami bisa melihat bagaimana Virus bermutasi, kami telah menemukan 40 mutasi Virus," sambungnya.

Sementara itu, Spesialis Penyakit Menular di Universitas Lancaster, dokter Derek Gatherer mengakui tidak terkejut dengan penemuan Ilmuwan Islandia tersebut.

Sule Bahas akan Punya Anak Lagi, Anang Hermansyah Tanya: Kapan Kang Sule?

Ia mengatakan, pihaknya telah memprediksikan bahwa Virus Corona akan bermutasi.

 

"Sepertinya Islandia telah mengimpor beberapa infeksi dari negara-negara Eropa lainnya untuk melacak asal-usul rantai infeksi," kata dokter Derek Gatherer masih mengutip dari sumber yang sama.

Sejalan dengan dokter Derek Gatherer, Allan Randrup Thomsen, seorang ahli virologi dari Departemen Imunologi dan Mikrobiologi di Universitas Kopenhagen mengatakan, hasil yang dijelaskan oleh tim Ilmuwan Islandia 'masuk akal'.

"Sangat menarik dengan 40 varian spesifik yang terbagi dalam tiga kelompok yang dapat ditelusuri kembali ke sumber infeksi tertentu," ujar Profesor Thomsen.

Menurutnya wajar ketika Virus Corona bermutasi.

Hal itu sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan di China.

 

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved