Breaking News:

Peneliti China Ungkap Puluhan Ribu Kasus Positif Corona di Wuhan Tak Tercatat, Ada yang Tanpa Gejala

Peneliti yang dipimpin oleh ilmuwan China menunjukkan bahwa 59 persen infeksi akibat Virus Corona tidak diketahui.

AFP melalui scmp.com
Seorang perawat menyiapkan obat untuk pasien terjangkit Virus Corona 

TRIBUNPAPUA.COM - Peneliti yang dipimpin oleh ilmuwan China menunjukkan bahwa 59 persen infeksi akibat Virus Corona tidak diketahui.

Lebih dari setengah orang yang tertular Virus Corona di kota Wuhan di China tidak menunjukkan gejala.

Diberitakan TribunnewsWiki.com dari South China Morning Post, Rabu (25/3/2020), hal itu karena kasus yang terjadi berada dalam kondisi sangat ringan.

ILUSTRASI
ILUSTRASI (Xinhua/Xiongci)

Perkiraan ini didasarkan pada sekitar 26.000 kasus yang dikonfirmasi pihak berwajib di kota itu, antara Desember dan Februari.

Hingga berita ini ditulis, makalah tersebut belum mendapat tinjauan dari peneliti lainnya.

Jenazah PDP Corona Diambil Paksa Pihak Keluarga, Plastik Dibuka dan Disaksikan Banyak Orang di Rumah

Para peneliti itu menggunakan tes lab sebagai dasar penilaian mereka.

Data tes laboratorium memungkinkan para dokter dari Tongji Medical College di Wuhan, Fudan University, dan Harvard University, digunakan untuk membuat model penilaian, terlepas dari apakah pasien memiliki gejala atau tidak.

Studi ini menyebut kasus asimptomatik dan sangat ringan sebagai "kasus yang tidak ditentukan" dan perlu untuk diukur jumlah dan penularannya.

Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan.
Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan. (AFP/HECTOR RETAMAL)

“Di sini, kasus yang tidak pasti termasuk kasus tanpa gejala dan mereka yang memiliki gejala ringan yang dapat pulih tanpa mencari perawatan medis, dan dengan demikian tidak dilaporkan kepada pihak berwenang,” kata para peneliti.

"Kami menemukan bahwa setidaknya 59 persen dari kasus yang terinfeksi tidak dipastikan di Wuhan, berpotensi termasuk kasus tanpa gejala dan gejala ringan."

Mereka memperkirakan ada 26.252 kasus yang tidak pasti di Wuhan pada 18 Februari, jumlah yang sama dengan kasus yang dikonfirmasi laboratorium pada saat itu.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved