Meski Corona Mewabah, DPRD Tetap Gelar Pemilihan Wagub DKI: Bukan Mau Pesta, Pak Anies Butuh Wakil

Jakarta alami peningkatan kasus pasien yang positif terinfeksi Virus Corona atau Covid-19.

(KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA)
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi (paling kiri) saat memarahi Kadisbud DKI Iwan Wardhana di Komisi E, Gedung DPRD DKI, Rabu (19/2/2020) 

Di tengah upaya pemerintah meminta work from home untuk mengunci penyebaran Virus Corona, DPRD DKI Jakarta akan rapat membahas soal wakil gubernur.

Hal tersebut diketahui dari undangan rapat Badan Musyawarah DPRD Provinsi DKI Jakarta tertanggal 24 Maret 2020 untuk seluruh anggota.

Rapat tersebut akan dilaksankaan pada Kamis, 26 Maret 2020 pukul 09.30 WIB di Ruang Rapat Ketua Dewan, Lantai X, Gedung Baru DPRD Provinsi DKI Jakarta.

Surat tersebut sudah ditandatangani oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Rapat tersebut akan membahas penetapan jadwal rapat paripurna dalam rangka penyampaian visi dan misi calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI sekaligus pemilihan Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno.

Merujuk surat tersebut, acara rapat ini terkait penetapan perubahan jadwal rapat paripurna dalam rangka, pertama penyampaian visi misi dan program kerja calon wakil gubernur sisa masa jabatan 2017-2022.

Kedua, pemilihan pengisian jabatan lowong wakil gubernur provinsi DKI Jakarta.

Surat ini ditujukan ke pimpinan dan anggota Bamus DPRD Provinsi DKI Jakarta, ketua fraksi, pimpinan dan anggota panitia pemilihan wagub dan Gubernur DKI Jakarta.

Menyoal surat undangan rapat memilih wagub DKI Jakarta, Wakil Ketua Panitia Pemilihan Wakil Gubernur DKI, Basri Baco angkat bicara.

Ia menyebut pemilihan wagub ini permintaan mayoritas fraksi yang menginginkan adanya sosok pendamping bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Ini berdasarkan permintaan mayoritas fraksi. Mereka minta ke pimpinan soal pemilihan, kemudian, pimpinan menyampailan ke Panlih," ujar Basri, Rabu (25/3/2020).

Menurutnya, di tengah mewabahnya Virus Corona atau Covid-19, Gubernur Anies Baswedan sangat membutuhkan sosok pendamping.

Terlebih, saat ini Jakarta tengah menghadapi situasi tanggap darurat bencana Covid-19.

DKI Jakarta sendiri saat ini menjadi provinsi dengan jumlah pasien positif Corona terbanyak di Indonesia.

Selain pasien positif Corona yang terus meningkat, jumlah kasus meninggal karena Virus asal Provinsi Wuhan China ini juga terus bertambah.

"Dengan situasi seperti ini gubernur perlu pendamping," kata Basri.

Politisi Golkar ini pun mengklaim telah mendapat persetujuan dari Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi untuk menggelar pemilihan Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno ini.

"(Surat keputusan dari Prasetyo) sudah ada. Malah awalnya Kamis pukul 13.00 WIB pemilihannya, tapi minta diundur ke Jumat," tutur dia.

(TribunJakarta.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: Gelar Pemilihan Wagub DKI Jakarta Saat Pandemi Corona, Pimpinan DPRD: Kami Bukan Mau Pesta

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved