Cerita ODP Corona yang Dikarantina di Wisma Atlet Kemayoran: Awalnya Kacau, Lalu Berkembang Pesat

Pasien ini menceritakan suka dukanya selama menjalani karantina di Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran.

Cerita ODP Corona yang Dikarantina di Wisma Atlet Kemayoran: Awalnya Kacau, Lalu Berkembang Pesat
Tribunnews.com/Fransiskus Addiyudha
Wisma Atlet Kemayoran 

TRIBUNPAPUA.COM - M (33), menceritakan suka dukanya selama menjalani karantina di Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran.

Perempuan tersebut merupakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) tanpa gejala Covid-19.

Dia bersama suaminya yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 telah menghuni RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran sejak Senin (23/3/2020) lalu.

Sebelum masuk ke Wisma Atlet, dia dan suaminya sempat dua kali ditolak rumah sakit.

Selama empat hari dikarantina, dia mengakui pelayanan di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran semakin membaik.

Saat pertama kali masuk, M sempat mengeluhkan pelayanan di RS darurat tersebut.

“Yang masuk hari pertama seperti saya,  pasti mengalami kondisi kacau balau. Menurut saya wajar, karena sebuah tempat yang pada dasarnya bukan instalasi kesehatan, dibuat menjadi tempat isolasi. Tidak mudah dan gampang,” ujar M dalam keterangannya, Jumat (27/3/2020).

Kendati begitu, pelayanan di RS darurat ini, lanjut M, terus membaik.

Dia pun mengaku tak keluar uang sedikit pun selama dirawat di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran.

Di tempat tersebut, M bersama pasien lainnya mendapat asupan makanan bergizi tiga kali sehari dan termometer.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved