Dokter Rilis Video 3D Kondisi Paru-paru Pasien Corona yang Rusak: Seminggu Lagi Bisa Lebih Buruk

George Washington University Hospital merilis sebuah video 3D berupa pemindaian paru-paru menggunakan teknologi 360VR.

YONHAP/AFP
Ilustrasi - Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang suspect pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat. 

Karena semakin parah, pasien memerlukan ventilator untuk membantunya bernapas.

Namun, meskipun pengaturan telah maksimal, itu tidak cukup.

"Dia juga membutuhkan mesin lain yang bersikulasi dan kemudian memberi oksigen pada darahnya," ujar Mortman.

"Jika kita mengulang gambar 360 VR seminggu mendatang, infeksi dan proses peradangan bisa lebih buruk," tambahnya.

Dalam video, terdapat area yang ditandai dengan warna kuning.

Warna kuning menunjukkan bagian paru yang terinfeksi dan meradang.

Area kuning menunjukkan bagian paru-paru yang terkena infeksi.
Area kuning menunjukkan bagian paru-paru yang terkena infeksi dan meradang. (George Washington University Hospital)

Mortman menuturkan, ketika paru-paru menemukan infeksi virus, organ akan mulai mengunci virus.

Kerusakan pun tidak hanya terjadi pada satu area tunggal paru-paru.

Sebaliknya, kerusakan berada di kedua paru-paru.

Itu menunjukkan seberapa cepat dan agresif infeksi Corona, bahkan pada pasien yang lebih muda.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved