Breaking News:

Virus Corona

Jangan Salah Kaprah, Cairan Disinfektan Ternyata Tak Efektif Melindungi Manusia dari Virus Corona

Gugus Tugas Penangan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan cairan disinfektan kurang efektif melindungi manusia dari Virus Corona (Covid-19).

(Tribunnews/Irwan Rismawan)
Ilustrasi - Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020). Penyemprotan oleh petugas gabungan tersebut untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Masjid Istiqlal. 

TRIBUNPAPUA.COMKetua Tim Pakar Gugus Tugas Penangan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan cairan disinfektan kurang efektif melindungi manusia dari Virus Corona (Covid-19).

Hal ini karena disinfektan hanya ampuh menghilangkan mikroorganisme yang menempel pada benda-benda mati.

"Sifatnya hanya sementara. Disinfektan ini adalah senyawa kimia yang digunakan di dalam proses dekontaminasi yang membunuh mikroorganisme, Virus, bakteri pada objek permukaan benda mati," kata Wiku dalam konferensi persnya, di Grahan BNPB, Jakarta, Senin (30/3/2020).

Produksi Pertanian di Papua Tak Terganggu dengan Merebaknya Virus Corona

Misalnya lantai, meja, peralatan medis atau permukaan benda yang sering disentuh.

 

Sementara, penularan Virus Corona ke manusia tidak hanya terjadi dari Virus yang ada pada benda mati saja, melainkan juga antara manusia.

Adapun, cairan disinfektan seyogyanya tidak dapat disemprotkan ke tubuh manusia.

Sebab, hal itu dapat merusak kulit dan membahayakan mulut serta mata.

Selain itu, penggunaan cairan disinfektan pada tempat umum juga mesti memperhatikan komposisi bahan.

Penggunaan cairan disinfektan secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan manusia.

"Seperti fogging saja ya. Karena dapat menimbulkan iritasi kulit bahkan mengganggu pernafasan," lanjut Wiku.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved