Virus Corona

Suara Anies Bergetar Sebut 283 Kasus Kematian Korban Corona di DKI: Warga Kita yang Bulan Lalu Sehat

Suara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bergetar saat menyampaikan data mengenai jumlah korban meninggal dunia di DKI.

Youtube/KompasTV
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Kamis (26/3/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Suara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bergetar saat menyampaikan data mengenai jumlah korban meninggal dunia di DKI.

Jasad itu yang harus dimakamkan sesuai protokol pemulasaran jasad pasien Covid-19.

Dalam pidatonya Anies menyebutkan, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta mencatat 283 jasad dikebumikan kurang dari 4 jam selepas wafat, dibungkus plastik, menggunakan peti, dan petugas pemakamannya mengenakan alat pelindung diri (APD).

Data itu dicatat dalam kurun waktu tak sampai sebulan, yakni pada rentang 6-29 Maret 2020.

Hasil Rapid Test 300 Warga Positif Corona di Jabar, Ridwan Kamil: Ada Kecamatan Akan Dikarantina

"Ini menggambarkan bahwa situasi di Jakarta terkait dengan Covid-19 amat mengkhawatirkan. Karena itu saya benar-benar meminta kepada seluruh masyarakat Jakarta, jangan pandang angka ini sebagai angka statistik," ujar Anies dalam konferensi pers di Balaikota, Senin (30/3/2020).

"(Data) 283 itu bukan angka statistik. Itu adalah warga kita yang bulan lalu sehat... Yang bulan lalu bisa berkegiatan..." imbuh dia, dengan suara bergetar.

"Mereka punya anak, mereka punya istri, mereka punya saudara, dan ini semua harus kita cegah pertambahannya."

Anies bilang, belum tentu semua jasad yang dimakamkan itu merupakan pasien Covid-19, sebagian mungkin masih berstatus suspect (dicurigai) Covid-19, karena belum dites atau hasil tes belum rilis saat meninggal.

Keadaan tadi, menurut dia, menunjukkan bahwa kondisi Jakarta sebagai pusat pandemi Covid-19 di Indonesia masih amat mengkhawatirkan.

Berangkat dari sana, Anies meminta warga DKI Jakarta serius melakukan pembatasan aktivitas, atau yang dikenal sebagai physical atau social distancing.

Viral Video Dokter Memohon agar Pasien PDP Corona yang Kritis Dirujuk: 23 RS Tak Ada yang Terima

Ia meminta warga Jakarta lebih disiplin untuk tinggal di rumah.

"Tinggal lah di rumah, disiplin untuk menjaga jarak, lindungi diri, lindungi keluarga, lindungi tetangga, lindungi semua," kata eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved