Virus Corona

Warga Nekat Mudik saat Wabah Corona, Jokowi Imbau Kepala Daerah: Perlu Langkah Lebih Tegas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Gubernur dan Kepala Daerah agar mencegah pergerakan orang untuk pulang kampung tidak cukup.

(DOK. Biro Pers Sekretariat Presiden - Muchlis Jr )
Presiden Joko Widodo saat memberi keterangan pers terkait penanganan Covid-19, di Istana Merdeka, Selasa (24/3/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Gubernur dan Kepala Daerah agar mencegah pergerakan orang untuk pulang kampung tidak cukup.

Menurut Jokowi, langkah-langkah yang lebih tegas dibutuhkan untuk membatasi perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Jangan Salah Kaprah, Cairan Disinfektan Ternyata Tak Efektif Melindungi Manusia dari Virus Corona

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat rapat terbatas antisipasi mudik Lebaran melalui siaran langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (30/3/2020).

"Saya melihat sudah ada imbauan dari tokoh-tokoh dan gubernur kepada perantau di Jabodetabek untuk tidak mudik, dan ini saya minta untuk diteruskan dan digencarkan lagi, tapi menurut saya imbauan seperti ini juga belum cukup. Perlu langkah yang lebih tegas untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 ini," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan bagi para warga yang terlanjur mudik agar meminta kepala daerah setempat meningkatkan lagi pengawasannya.

Langkah itu penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Produksi Pertanian di Papua Tak Terganggu dengan Merebaknya Virus Corona

"Untuk warga terlanjur mudik saya minta gubernur, bupati dan wali kota meningkatkan pengawasannya, pengawasan di wilayah masing-masing sangat penting sekali," ucap Jokowi.

Diketahui, hingga Minggu (29/3/2020), total pasien positif terinfeksi Virus Corona sebanyak 1285 kasus, 114 meninggal duni dan 64 orang sembuh.

Minta Jaring Pengaman Sosial segera dilakukan

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Dalam kunjungannya Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Dalam kunjungannya Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool)
Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved