Breaking News:

Virus Corona

Fadjroel Rachman Gambarkan Keadaan Darurat Sipil Corona jika Dilakukan: Memang Tak Nyaman Pasti

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sempat mengatakan rencana untuk Indonesia menerapkan darurat sipil untuk mengatasi wabah Virus Corona (Covid-19).

Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman 

TRIBUNPAPUA.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sempat mengatakan rencana untuk Indonesia menerapkan darurat sipil untuk mengatasi wabah Virus Corona (Covid-19).

Juru bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman menjelaskan bahwa langkah darurat sipil memang akan diambil sebagai solusi paling terakhir pemerintah dalam mengatasi Covid-19.

"Tentu kita tidak berharap," kata Fadjroel.

Pasien dalam Pengawasan (PdP) Coronavirus Disease (Covid-19) dari Kabupeten Luwu, Sulsel, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sawerigading, Kota Palopo, Sulsel, Sabtu (21/3/2020).
Pasien dalam Pengawasan (PdP) Coronavirus Disease (Covid-19) dari Kabupeten Luwu, Sulsel, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sawerigading, Kota Palopo, Sulsel, Sabtu (21/3/2020). (DOK RSUD SAWERIGADING)

Ikut Rasakan Dampak Wabah Corona, Nikita Mirzani: Gue Udah Tiga Minggu Enggak Syuting

Namun Fadjroel mengatakan pemerintah telah mempersiapkan apabila kondisi darurat sipil bener-benar terjadi.

Fadjroel menjelaskan pemerintah telah memiliki dasar hukum yang akan digunakan oleh Indonesia dalam pelaksanaan darurat sipil.

Dari tiga dasar hukum yang ada, Fadjroel menjelaskan soal Perppu Nomor 23/1959 tentang Penetapan Keadaan Bahaya yang terbit pada era Presiden RI Soekarno.

"Di situ disebutkan misalnya presiden sebagai penguasa tertinggi darurat sipil, kemudian ada pengorganisasiannya yang meliputi TNI, Polri, kemudian Kementerian Dalam Negeri," kata Fadjroel.

Mengacu kepada Perppu tersebut, Fadjroel mengatakan pelaksanaan penertiban di Indonesia akan mulai menggunakan pendekatan keamanan oleh aparat-aparat yang berwenang.

"Jadi hampir melibatkan TNI, Polri, Kejaksaan seperti itu, dan tindakan-tindakannya pun sudah sangat terukur, dalam pengertian sifatnya sudah bersifat keamanan," kata Fadjroel.

"Pendekatannya betul-betul sudah bersifat keamanan," tambahnya.

Ia lalu menggambarkan apa saja perubahan yang akan dirasakan oleh masyarakat apabila status darurat sipil diberlakukan.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved