Cara Cek Listrik Rumah Termasuk yang Gratis atau Tidak, Kebijakan Jokowi di Tengah Wabah Corona

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menangguhkan alias menggratiskan pembayaran listrik 24 juta masyarakat miskin.

KONTAN/Carolus Agus Waluyo
ILUSTRASI. Petugas PLN Area Bulungan Distribusi Jakarta Raya sedang melakukan penyambungan penambahan daya pelanggan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menangguhkan alias menggratiskan pembayaran listrik 24 juta masyarakat miskin.

Penangguhan pembayaran konsumsi listrik berlaku untuk pelanggan berdaya listrik 450 VA.

Menurut Jokowi, pembebasan pembayaran listrik gratis berlaku selama tiga bulan yang dimulai April, Mei, dan Juni 2020.

Artinya, tak ada tagihan listrik 3 bulan ke depan bagi warga miskin sesuai kriteria tersebut. 

Tak cuma itu, pelanggan listrik dengan daya 900 VA bersubsidi juga akan mendapatkan diskon tarif 50%, di luar listrik gratis 3 bulan bagi pelanggan 450 KV. 

Anies Baswedan Minta Menkes Tetapkan Status PSBB untuk Jakarta: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, pelanggan listrik prabayar golongan 450 VA dan 900 VA ( subsidi) akan mendapatkan kompensasi PLN token listrik gratis selama 3 bulan ke depan. 

Lalu, bagaimana cara mengecek listrik di rumah masuk kategori yang tarifnya digratiskan dan disubsidi pemerintah?  

Cara paling mudah mengetahui daya listrik di rumah yakni dengan melihat langsung pada meteran listrik.

Terdapat kode CL yang menjadi penanda bagi PLN saat memasang daya di rumah pelanggannya.

PLN membagi meteran listrik dalam beberapa kategori untuk pelanggan non industri dari yang paling rendah hingga paling tinggi. 

Halaman
12
Tags
Jokowi
PLN
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved