Virus Corona di Papua

Satu PDP Corona di Jayapura Papua Meninggal Dunia, sebelumnya Sudah Ikuti Rapid Test

Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona di Kota Jayapura, Papua, meninggal dunia pada Sabtu (4/4/2020) malam.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi- Kabar terkini terkait wabah virus corona atau COVID-19, pasien bertambah 2 orang. Mereka masih alami batuk dan pilek namun tak sesak napas. 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Virus Corona di Kota Jayapura, Papua, meninggal dunia pada Sabtu (4/4/2020) malam.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura Rustan Saru mengonfirmasi bila pasien yang meninggal tersebut sebelumnya telah dites melalui rapid test dan hasilnya positif.

"Dia sudah diuji melalui rapid test, tapi masih menunggu hasil PCR-nya," kata Rustan, saat dihubungi, pada Minggu (5/3/2020) pagi.

Rustan belum bisa menyebut usia pasti dari pasien yang meninggal tersebut, namun yang bersangkutan sudah lanjut usia.

Ia memastikan, jenazah pasien tersebut akan dimakamkan sesuai protokol penanganan Corona.

Lokasi pemakamannya pun telah disiapkan diharap tidak terjadi aksi penolakan karena letaknya jauh dari pemukiman.

Penjelasan Ahli soal Anak-anak yang Bisa Menjadi Pembawa Virus Corona Tanpa Gejala

Untuk petugas pemakaman, kata Rustan, telah disiapkan alat pelindung diri (APD).

Proses pemakaman dipastikannya hanya dilakukan oleh petugas medis dan petugas pemakaman.

Ini adalah kasus pertama pasien yang terkait dengan Virus Corona di Kota Jayapura yang meninggal dunia.

Di Kota Jayapura hingga Sabtu pukul 18.00 WIT terdapat 9 pasien positif Corona dan satu pasien dinyatakan sembuh.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved